JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Rusia Vladimir Putin disebut tengah mempertimbangkan berbagai langkah baru di tengah berlanjutnya perang dengan Ukraina. Situasi itu menjadi perhatian ketika para pemimpin NATO menggelar pertemuan pekan ini.
Konflik yang telah memasuki tahun kelima terus menekan ekonomi Rusia. Selain itu, popularitas Putin dilaporkan ikut menghadapi tekanan seiring berlanjutnya perang.
Sementara itu, Ukraina terus melancarkan serangan jarak menengah hingga jauh ke wilayah Rusia. Serangan tersebut dilaporkan memicu gangguan pasokan gas dan kerusakan di sejumlah wilayah.
Karena itu, muncul pertanyaan mengenai respons yang akan diambil Moskow. Salah satu kemungkinan yang menjadi perhatian adalah peningkatan eskalasi terhadap Ukraina maupun negara-negara anggota NATO yang mendukung Kyiv.
Di sisi lain, sejumlah pihak mengkhawatirkan Rusia dapat membuka front baru di kawasan Eropa. Laporan juga menyebut Amerika Serikat telah memperingatkan Polandia mengenai kemungkinan serangan terbatas, termasuk menggunakan drone atau bentuk perang hibrida.
Meski begitu, hingga kini belum ada kepastian mengenai langkah yang akan dipilih Kremlin. Para pengamat menilai keputusan Rusia dapat memengaruhi stabilitas keamanan Eropa dalam beberapa waktu ke depan.