JAKARTA, Cobisnis.com – Persib Bandung melakukan perubahan penting dalam struktur kepelatihan tim menjelang musim baru 2026.
Klub berjuluk Maung Bandung itu memastikan Bojan Hodak tidak lagi menjabat sebagai pelatih kepala. Namun, Persib tetap mempertahankan peran pelatih asal Kroasia tersebut di dalam organisasi klub.
Bojan kini mengemban tugas sebagai penasihat teknis kelompok pemegang saham atau Shareholder Group Technical Advisor.
Melalui posisi baru itu, Bojan akan membantu menyusun strategi jangka panjang klub. Selain itu, ia juga akan menjadi penghubung antara pemegang saham dan tim sepak bola.
Peran tersebut cukup umum di klub-klub profesional. Karena itu, Persib berharap transisi kepemimpinan dapat berjalan tanpa mengganggu stabilitas tim.
Sementara itu, Persib langsung menunjuk Igor Tolic sebagai pelatih kepala baru. Sebelumnya, Igor bertugas sebagai asisten pelatih di tim utama.
Manajemen menilai Igor memahami karakter skuad Persib. Karena itu, ia dipercaya melanjutkan program yang telah dibangun dalam beberapa musim terakhir.
Bojan mulai menangani Persib pada 2023. Sejak saat itu, ia membawa tim meraih prestasi yang konsisten.
Di bawah arahannya, Persib sukses menjuarai kompetisi liga selama tiga musim berturut-turut. Catatan tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi klub.
Selain itu, Persib tercatat sebagai tim pertama pada era profesional yang mampu meraih tiga gelar liga secara beruntun.
Prestasi Bojan tidak berhenti di situ. Ia juga meraih penghargaan pelatih terbaik selama tiga musim berturut-turut.
Kontrak Bojan sebagai pelatih kepala berakhir pada 31 Mei 2026. Setelah itu, ia memilih melanjutkan kontribusinya melalui peran strategis di dalam klub.
Meski meninggalkan bangku pelatih, Bojan tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan Persib. Sementara itu, Igor Tolic kini menghadapi tantangan untuk mempertahankan dominasi Maung Bandung di kompetisi domestik.