Pertalite Diburu Warga, Konsumsi di Bondowoso Melonjak 20%

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 12 Oct 2026, 15:49 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Pertamina Patra Niaga memperkuat langkah antisipasi untuk menjaga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Langkah ini dilakukan setelah konsumsi BBM meningkat dan kendala distribusi memicu antrean kendaraan di sejumlah SPBU.

VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan perusahaan terus memantau kebutuhan energi masyarakat dan mengevaluasi distribusi di lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga pasokan tetap tersedia dan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

Pertamina mencatat konsumsi Pertalite di Bondowoso meningkat sekitar 16% hingga 20% dibandingkan kondisi normal. Kenaikan ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat serta peralihan sebagian konsumen dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi.

Di sisi distribusi, kepadatan lalu lintas di jalur Ketapang hingga Banyuwangi turut menjadi tantangan. Kondisi tersebut dipengaruhi pekerjaan perbaikan dermaga yang berpotensi memperlambat pengiriman BBM ke Bondowoso dan wilayah sekitarnya.

Untuk mengantisipasi gangguan pasokan, Pertamina Patra Niaga menyesuaikan distribusi dengan memprioritaskan SPBU yang mengalami peningkatan kebutuhan. Perusahaan juga mengoptimalkan alternatif pasokan dari terminal terkait serta memastikan kesiapan dan mobilisasi armada mobil tangki.

Koordinasi dengan Integrated Terminal (IT) Tanjungwangi dan IT Surabaya turut diperkuat untuk mendukung kelancaran pengiriman BBM. Langkah ini diharapkan membantu menjaga ketersediaan bahan bakar di tengah kenaikan konsumsi dan tantangan distribusi.

Kitty menegaskan bahwa kondisi di lapangan menjadi dasar penentuan langkah penanganan. “Kami memastikan setiap dinamika di lapangan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan yang tepat, dengan tetap mengedepankan keandalan layanan dan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Selain memperkuat pasokan, Pertamina juga memperketat pengawasan penyaluran BBM di tingkat lembaga penyalur. Pengawasan mencakup penerapan QR Code sesuai ketentuan serta antisipasi pembelian berulang yang terindikasi bertujuan menjual kembali BBM dengan harga lebih tinggi.

Langkah pengawasan tersebut ditujukan agar distribusi BBM berlangsung tertib dan tepat sasaran. Pertamina juga mengajak masyarakat membeli bahan bakar sesuai kebutuhan dan peruntukannya.

Perusahaan mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengakses informasi melalui kanal resmi Pertamina. Untuk informasi lebih lanjut atau pengaduan terkait layanan dan penyaluran BBM, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.