JAKARTA, Cobisnis.com – Robot humanoid kini dilatih menggunakan rekaman aktivitas rumah tangga manusia untuk mempercepat kemampuan kerja mereka di lingkungan sehari-hari.
Karena itu, pekerjaan sederhana seperti memasak, membersihkan rumah, dan merapikan barang kini menjadi sumber data penting bagi pengembang teknologi.
Perusahaan teknologi mulai merekrut ribuan pekerja untuk merekam aktivitas harian dari sudut pandang orang pertama. Mereka memakai kamera kecil di kepala atau ponsel saat menjalankan tugas rumah tangga.
Micro1 menjadi salah satu perusahaan yang paling aktif dalam model ini. Perusahaan tersebut berbasis di Palo Alto dan mengumpulkan video dari ribuan rumah di berbagai negara.
Setiap pekerja menerima daftar tugas berbeda setiap minggu. Selain membersihkan rumah, mereka juga merekam kegiatan seperti menyiram tanaman, merawat hewan peliharaan, hingga menyusun barang dapur.
Menurut Micro1, robot humanoid membutuhkan miliaran jam data agar mampu bergerak aman di lingkungan manusia. Karena itu, video dari aktivitas harian dianggap sangat bernilai.
Data tersebut kemudian diberi anotasi agar robot mengenali objek, arah gerakan, jarak, dan pola tangan manusia. Dengan cara itu, robot bisa belajar mengambil benda, membuka botol, atau melipat pakaian.
NVIDIA dalam laporan terbarunya menyebut lebih dari 20 ribu jam video manusia meningkatkan keberhasilan tugas robot lebih dari 50 persen.
Sementara itu, Tesla, Inc. juga terus mengembangkan robot humanoid untuk pekerjaan fisik di fasilitas industrinya.