Prabowo Kunjungi AS untuk Dorong Perdamaian dan Kerjasama Ekonomi

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 16 Feb 2026, 15:45 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Amerika Serikat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin pagi (16/2/2026), untuk menghadiri forum strategis internasional yang dinilai penting bagi posisi Indonesia di panggung global.

Keberangkatan ini menandai langkah diplomasi aktif pemerintah dalam memperkuat peran Indonesia di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi dunia yang terus berubah.

Dalam perjalanan tersebut, Presiden didampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang akan mendukung agenda kerja sama strategis selama kunjungan.

Agenda utama kunjungan adalah menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Dewan Perdamaian (Board of Peace) Gaza, sebuah forum internasional yang membahas upaya perdamaian dan stabilitas kawasan Timur Tengah.

Kehadiran Indonesia dalam forum tersebut mencerminkan konsistensi politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menjadi prinsip diplomasi negara.

Selain agenda perdamaian, Presiden dijadwalkan menandatangani Agreement on Reciprocal Trade dengan pemerintah Amerika Serikat sebagai upaya memperluas akses pasar dan memperkuat hubungan ekonomi bilateral.

Kesepakatan ini diharapkan membuka peluang baru bagi ekspor nasional sekaligus meningkatkan daya saing industri Indonesia di pasar global.

Pemerintah juga menargetkan kerja sama yang dapat memperkuat rantai pasok global dan meningkatkan produktivitas sektor industri nasional.

Sebelum keberangkatan, Presiden disebut telah mematangkan strategi untuk memperluas akses pasar dan menarik investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Langkah ini dinilai penting di tengah ketidakpastian ekonomi global, di mana negara berkembang perlu memperkuat kemitraan strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi domestik.

Presiden tampak dilepas oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Agus Subiyanto.

Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap misi diplomasi yang diharapkan membawa dampak positif bagi stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi nasional.