Prabowo Minta Stok Pangan Nasional Diamankan Hadapi Krisis Global

Oleh Hidayat Taufik pada 16 May 2026, 15:44 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto meminta Perum Bulog menjaga ketersediaan stok pangan nasional di tengah ketidakpastian krisis global yang masih berlangsung. Menurutnya, kebutuhan masyarakat Indonesia harus menjadi prioritas utama sebelum melakukan ekspor pangan ke negara lain.

Dalam acara peresmian ribuan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, Presiden menyebut kondisi pangan nasional saat ini relatif aman. Bahkan, sejumlah negara disebut mulai tertarik membeli komoditas pangan Indonesia akibat krisis yang melanda beberapa kawasan dunia.

“Yang paling utama adalah memastikan rakyat Indonesia tetap aman dan tercukupi kebutuhan pangannya. Jangan sampai stok dalam negeri terganggu karena terlalu banyak ekspor,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Prabowo juga menegaskan keberhasilan Indonesia menjaga ketahanan pangan tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari petani hingga aparat TNI dan Polri yang ikut mendukung sektor pertanian. Menurutnya, upaya bersama tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Pemerintah menilai kemandirian pangan sangat penting agar Indonesia tidak bergantung pada impor ketika situasi global memburuk. Selain itu, program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan dapat memperkuat distribusi hasil pertanian, membantu stabilisasi harga, serta meningkatkan ekonomi masyarakat desa.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyoroti meningkatnya krisis pangan di sejumlah negara akibat konflik geopolitik dan gangguan rantai pasok global. Situasi tersebut membuat beberapa negara membatasi ekspor komoditas pangan demi menjaga kebutuhan domestik masing-masing.

Saat ini ribuan gerai koperasi telah dibangun dan pemerintah menargetkan puluhan ribu unit tambahan dapat beroperasi penuh dalam beberapa tahun ke depan. Program tersebut diharapkan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Pemerintah optimistis langkah penguatan sektor pangan dan koperasi desa akan membantu Indonesia menghadapi tantangan ekonomi global yang masih belum stabil hingga beberapa tahun mendatang.