JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Ketenagakerjaan resmi menutup Program Magang Nasional batch ketiga. Dengan penutupan itu, seluruh rangkaian program tahun 2026 dinyatakan selesai.
Program tersebut menarik minat tinggi dari masyarakat. Kemnaker membuka kuota untuk 100 ribu peserta. Namun, jumlah pendaftar mencapai sekitar 102 ribu orang.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan pemerintah sejak awal sudah memperkirakan ada peserta yang tidak menyelesaikan program. Menurutnya, keputusan mundur tidak selalu menunjukkan hasil yang negatif.
Sebagian peserta memilih keluar karena sudah memperoleh pekerjaan. Selain itu, beberapa peserta melanjutkan pendidikan atau memiliki kebutuhan pribadi selama masa magang.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Kemnaker, Anwar Sanusi, menyebut total peserta aktif selama enam bulan mencapai 20.450 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.940 peserta tidak mengikuti program hingga selesai.
Anwar menjelaskan alasan terbesar pengunduran diri berasal dari peserta yang telah mendapat pekerjaan baru. Jumlahnya mencapai 1.279 orang.
Selain itu, sebanyak 295 peserta keluar karena alasan pribadi atau keluarga. Kemudian, 93 peserta memilih melanjutkan pendidikan.
Sementara itu, 55 peserta menghentikan program karena alasan kesehatan. Ada juga 60 peserta yang menilai lokasi perusahaan terlalu jauh.
Kemudian, 49 peserta menyampaikan alasan lain. Di sisi lain, 109 peserta tidak memberikan keterangan.
Kemnaker menilai capaian tersebut tetap memberikan sinyal positif. Karena itu, banyaknya peserta yang berhasil memperoleh pekerjaan selama magang menjadi indikator bahwa program mampu membuka peluang kerja.