JAKARTA, Cobisnis.com – PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) meluncurkan PRUCare 360 Syariah, produk asuransi jiwa syariah tradisional yang dirancang untuk memberikan perlindungan sekaligus membantu peserta mempersiapkan kebutuhan finansial pada usia nonproduktif. Produk ini menawarkan perlindungan berkelanjutan dalam satu polis hingga peserta berusia 80 tahun, dengan dua pilihan plan, yaitu Plan Prime dan Plan Classic.
PRUCare 360 Syariah hadir untuk menjawab kebutuhan perlindungan yang dapat berubah seiring pergantian fase kehidupan. Ketika memasuki usia nonproduktif, sebagian orang menghadapi penurunan penghasilan dan berakhirnya sejumlah manfaat kesehatan dari tempat kerja, sementara kebutuhan perawatan kesehatan berpotensi meningkat.
Tekanan biaya kesehatan menjadi salah satu pertimbangan dalam mempersiapkan masa depan. Inflasi medis Indonesia diproyeksikan mencapai 17,8% pada 2026, sekitar tujuh kali lipat dibandingkan inflasi umum yang berada di kisaran 2,5%. Tanpa perencanaan dan perlindungan yang memadai, kenaikan biaya kesehatan dapat menggerus tabungan serta menambah beban keuangan keluarga.
Tantangan tersebut juga berkaitan dengan kondisi sandwich generation, yaitu kelompok masyarakat yang harus memenuhi kebutuhan orang tua sekaligus mempersiapkan masa depannya sendiri. Data BKKBN menunjukkan bahwa 33,98% keluarga di Indonesia hidup bersama lansia. Sementara itu, laporan Financial Mindset of Young Adults in Asia 2025 mencatat 88% anak muda Indonesia berusia 20–35 tahun ingin memiliki perlindungan finansial agar tidak menjadi beban keluarga saat tua, sedangkan 77% anak muda di Asia menempatkan keamanan finansial sebagai salah satu kecemasan utama.
Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah Vivin Arbianti Gautama mengatakan, perlindungan perlu dipersiapkan sejak usia produktif agar dapat terus mendukung kebutuhan peserta ketika memasuki fase kehidupan berikutnya. Melalui PRUCare 360 Syariah, perusahaan ingin membantu peserta menjaga perlindungan bagi diri sendiri dan keluarga sekaligus mempersiapkan masa tua secara lebih terencana.
“Hidup terus berganti fase, dan setiap fase membawa kebutuhan yang berbeda. Namun, perlindungan bagi diri sendiri dan keluarga seharusnya tidak ikut berhenti,” ujar Vivin.
Chief Product and Health Officer Prudential Syariah Ika Meynita menjelaskan, produk tersebut dirancang agar perlindungan tetap berlanjut ketika peserta beralih dari usia produktif menuju usia nonproduktif. Pada masa produktif, peserta memperoleh manfaat perlindungan jiwa dan, khusus Plan Prime, dukungan santunan harian rawat inap serta ICU.
Saat memasuki usia nonproduktif, peserta memperoleh Dana Usia Non-Produktif dengan nilai minimum 100% dari Santunan Asuransi. Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk menunjang biaya rawat inap atau pembedahan sesuai ketentuan polis. Peserta juga dapat melakukan penarikan sebagian Dana Nilai Tunai untuk kebutuhan lainnya, serta memperoleh manfaat meninggal dunia dan manfaat akhir kepesertaan sesuai syarat yang berlaku.
PRUCare 360 Syariah mengusung konsep 3 Proteksi, 6 Manfaat, dan 0 Worry. Tiga proteksi yang ditawarkan mencakup perlindungan jiwa hingga usia 80 tahun, perlindungan finansial untuk menunjang kebutuhan kesehatan, serta perlindungan finansial bagi keluarga tercinta.
Enam manfaatnya mencakup santunan meninggal dunia sebesar 100% Santunan Asuransi selama usia produktif, santunan harian rawat inap dan ICU khusus Plan Prime, Dana Usia Non-Produktif minimum 100% Santunan Asuransi, pemanfaatan dana untuk mendukung biaya rawat inap atau pembedahan, penarikan sebagian Dana Nilai Tunai untuk kebutuhan lain, serta santunan meninggal dunia sebesar 50% Santunan Asuransi dan manfaat akhir kepesertaan sesuai ketentuan polis pada fase usia nonproduktif.
Adapun konsep 0 Worry menggambarkan kesinambungan perlindungan dari usia produktif hingga usia nonproduktif. Produk ini juga menyediakan pilihan masa pembayaran kontribusi selama delapan tahun, 12 tahun, atau hingga usia nonproduktif, dengan nilai kontribusi tetap sesuai ketentuan produk.
Ika menjelaskan bahwa peserta dapat memasuki fase usia nonproduktif tanpa proses underwriting ulang pada titik transisi tersebut. Dengan demikian, produk ini dirancang untuk menjaga kelanjutan perlindungan ketika kebutuhan finansial dan kesehatan seseorang berubah seiring bertambahnya usia.
Vivin menambahkan bahwa PRUCare 360 Syariah diharapkan dapat menjadi bagian dari perencanaan keluarga Indonesia dalam menghadapi berbagai fase kehidupan. Persiapan perlindungan sejak dini diharapkan membantu peserta menjalani masa depan dengan lebih siap sekaligus mengurangi risiko beban finansial yang dapat diteruskan kepada generasi berikutnya.