Jamkrindo

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 14 Jan 2026, 11:32 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah menyatakan komitmen kuat untuk menekan peredaran rokok ilegal yang selama ini merugikan penerimaan negara. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tidak akan memberi ruang bagi pelaku yang terus melanggar aturan.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah penambahan satu lapisan baru dalam tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT). Kebijakan ini masih dibahas secara internal di Kementerian Keuangan.

Menurut Purbaya, penambahan layer bertujuan memberi ruang bagi rokok ilegal agar dapat masuk ke sistem resmi. Dengan demikian, produk tersebut dapat menjadi legal dan berkontribusi pada penerimaan negara.

Ia menjelaskan bahwa selama ini struktur tarif CHT telah disederhanakan. Dari 19 layer pada 2009, pemerintah memangkasnya menjadi 8 layer pada 2022 demi efisiensi dan kepastian usaha.

Melalui skema baru ini, pemerintah berharap pelaku usaha rokok ilegal terdorong untuk patuh. Ketika masuk ke sistem resmi, mereka diwajibkan membayar pajak dan cukai sesuai ketentuan.

Purbaya menyebut regulasi terkait kebijakan tersebut ditargetkan terbit dalam waktu dekat. Ia memperkirakan aturan baru bisa diumumkan paling cepat pada pekan depan.

Selain pendekatan regulasi, Purbaya juga menegaskan sikap tegas terhadap pelanggaran. Ia menyatakan tidak akan ragu mengambil tindakan keras jika masih ditemukan praktik rokok ilegal di lapangan.

Penegakan hukum dinilai penting untuk menjaga keadilan bagi pelaku usaha legal yang selama ini patuh membayar cukai. Rokok ilegal dianggap menciptakan persaingan tidak sehat di industri tembakau.

Dari sisi fiskal, peredaran rokok ilegal berpotensi menggerus penerimaan negara dalam jumlah besar. Kondisi ini berdampak langsung pada kemampuan pemerintah membiayai program publik.

Kebijakan ini juga berkaitan dengan agenda penguatan penerimaan negara di tengah tekanan ekonomi global. Pemerintah berupaya memperluas basis pajak tanpa menambah beban berlebihan bagi sektor formal.

Dengan kombinasi insentif regulasi dan penindakan tegas, pemerintah berharap peredaran rokok ilegal dapat ditekan signifikan. Langkah ini diharapkan menciptakan iklim industri yang lebih sehat dan berkelanjutan.