Rebah Lama, Scroll Media Sosial, Bed Rotting Jadi Tren Gen Z, Efeknya Bukan Sekadar Lelah

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 22 Mar 2026, 20:39 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Tren “bed rotting” kini ramai di kalangan Gen Z. Istilah ini merujuk pada kebiasaan rebahan terlalu lama di tempat tidur sambil main HP, menonton konten, atau scroll media sosial tanpa henti. Banyak anak muda menganggapnya sebagai bentuk self-care untuk melepas stres sehari-hari.

Fenomena ini muncul bersamaan dengan meningkatnya tekanan sosial, akademik, dan pekerjaan di kalangan generasi muda. Bed rotting dianggap sebagai cara instan untuk mendapatkan rasa nyaman dan menghindari tanggung jawab sementara.

Namun, para ahli memperingatkan, kebiasaan ini bisa berdampak negatif bagi kesehatan. Tubuh yang terlalu pasif dan minim gerak dapat menyebabkan otot melemah, stamina menurun, dan risiko penyakit meningkat.

Selain itu, paparan konten digital yang terus-menerus dapat membuat otak lelah dan menurunkan fokus. Mental menjadi rentan terhadap stres, kecemasan, hingga gangguan tidur.

Penelitian menunjukkan bahwa Gen Z menghabiskan rata-rata 7–9 jam sehari di layar digital, termasuk HP dan laptop. Bed rotting menambah durasi ini, sehingga aktivitas fisik yang seimbang pun berkurang drastis.

Psikolog mengatakan, rebahan terlalu lama bisa membuat rasa malas membesar dan mengurangi motivasi untuk belajar atau bekerja. Anak muda cenderung kehilangan ritme harian yang sehat.

Di sisi lain, tren ini juga menunjukkan perubahan gaya hidup digital yang signifikan. Gen Z lebih memilih hiburan instan melalui gadget daripada aktivitas fisik atau interaksi sosial langsung.

Para pakar kesehatan menekankan pentingnya batasan penggunaan HP, olahraga ringan, dan istirahat yang seimbang. Bed rotting sesekali tidak berbahaya, tapi jika menjadi kebiasaan tetap bisa mengganggu kualitas hidup.

Fenomena ini juga membuka diskusi tentang self-care yang sehat. Self-care tidak hanya soal rebahan dan hiburan digital, tapi juga menjaga kesehatan tubuh, pikiran, dan produktivitas.

Kebiasaan bed rotting memberi pelajaran penting: teknologi memudahkan hiburan, tapi tubuh tetap butuh aktivitas dan otak butuh jeda. Bagaimana Gen Z menyeimbangkan hiburan digital dan gaya hidup sehat menjadi tantangan besar saat ini.