JAKARTA, Cobisnis.com – Ketegangan di wilayah udara Rusia meningkat setelah militer Moskow mengklaim berhasil melumpuhkan ribuan pesawat tanpa awak (drone) milik Ukraina dalam kurun waktu hanya 24 jam.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa sistem pertahanan udara mereka telah menembak jatuh total 1.045 drone Ukraina, serta mencegat satu rudal berpemandu jenis Neptune-MD dan satu rudal jelajah Flamingo.
Menurut pernyataan resmi yang dikutip kantor berita RIA Novosti pada Minggu, sistem pertahanan udara Rusia disebut bergerak aktif selama 24 jam terakhir untuk menghalau serangan besar tersebut.
Gelombang Serangan dan Target Moskow
Serangan udara Ukraina dilaporkan meningkat signifikan sejak malam hari. Dari total drone yang dihancurkan, 556 di antaranya disebut sebagai drone sayap tetap yang berhasil dicegat dalam operasi semalam.
Serangan tersebut juga menyasar wilayah ibu kota Rusia. Wali Kota Moskow Sergey Sobyanin menyebut lebih dari 120 drone berhasil ditembak jatuh saat mencoba memasuki wilayah kota dan sekitarnya.
Kantor berita TASS melaporkan bahwa serangan ini merupakan salah satu serangan drone terbesar dan paling ambisius yang pernah diarahkan ke Moskow dalam satu tahun terakhir.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait kerusakan besar maupun korban jiwa akibat jatuhnya serpihan drone yang berhasil dilumpuhkan tersebut.