JAKARTA, Cobisnis.com – Serangan drone dan artileri kembali menewaskan warga sipil di wilayah perbatasan Rusia dan Ukraina pada Sabtu. Kedua belah pihak melaporkan adanya korban jiwa akibat serangan tersebut.
Pejabat wilayah Bryansk menyatakan serangan drone Ukraina menewaskan dua orang. Korban berada di dalam mobil di sebuah desa dekat perbatasan Rusia.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim pasukannya menembak jatuh 124 drone Ukraina. Operasi itu berlangsung antara pukul 08.00 hingga 20.00 waktu setempat.
Selain itu, Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin mengatakan sistem pertahanan udara mencegat sejumlah drone yang menuju ibu kota. Media Rusia memperkirakan sekitar 24 drone diarahkan ke wilayah Moskow sepanjang hari.
Di sisi lain, Gubernur Dnipropetrovsk, Oleksandr Ganzha, melaporkan lebih dari 40 serangan drone dan artileri menghantam wilayah dekat Nikopol. Serangan itu menewaskan satu orang dan melukai satu lainnya.
Nikopol berada di seberang Sungai Dnipro, tepat berhadapan dengan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia yang dikuasai Rusia. Karena itu, kota tersebut kerap menjadi sasaran serangan.
Sementara itu, pejabat yang ditunjuk Moskow di wilayah Donetsk, Denis Pushilin, menyatakan dua orang tewas akibat serangan drone Ukraina. Serangan tersebut terjadi di kota Horlivka dan Makiivka.