Starbucks Tutup Kantor di Chicago hingga Dallas, 300 Karyawan Kena PHK

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 15 May 2026, 19:06 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Starbucks kembali melakukan PHK terhadap 300 karyawan di Amerika Serikat sebagai bagian dari strategi efisiensi perusahaan.

Perusahaan juga menutup sejumlah kantor pendukung regional di Atlanta, Burbank, Chicago, dan Dallas untuk memangkas kompleksitas operasional dan menekan biaya.

Starbucks menyebut langkah restrukturisasi ini dilakukan demi pertumbuhan bisnis yang lebih berkelanjutan dan menguntungkan. Perusahaan juga tengah meninjau struktur organisasi internasionalnya.

Meski ada PHK, Starbucks memastikan operasional gerai dan layanan pelanggan tetap berjalan normal. Aktivitas toko disebut tidak terdampak oleh kebijakan tersebut.

CEO Brian Niccol sebelumnya mendorong investasi besar untuk menambah jumlah barista demi meningkatkan kualitas layanan dan performa gerai.

Di sisi lain, margin laba operasional Starbucks turun hampir setengah sejak program pemulihan dimulai pada akhir 2024. Kondisi itu membuat perusahaan semakin agresif melakukan penghematan biaya.

Starbucks memperkirakan akan mengeluarkan sekitar US$120 juta untuk pesangon karyawan terdampak PHK. Namun perusahaan tetap melanjutkan ekspansi, termasuk investasi US$100 juta untuk membangun kantor pusat baru di Nashville, Tennessee.