Stok Bantuan Minim, BNPB Dorong Gudang Bencana Daerah

Oleh Hidayat Taufik pada 28 Aug 2026, 14:26 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com -  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengusulkan agar pemerintah daerah di seluruh Indonesia menyediakan gudang khusus untuk menyimpan kebutuhan logistik bencana.

Kepala BNPB Letjen Suharyanto mengatakan, keberadaan gudang dengan persediaan bantuan yang cukup diperlukan untuk memastikan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat.

Ia mengungkapkan, sejumlah gudang logistik milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di berbagai daerah masih minim persediaan. Akibatnya, pemerintah daerah kerap menghadapi kendala ketika harus memberikan bantuan segera kepada masyarakat terdampak.

" Menurut Suharyanto, kondisi tersebut menjadi salah satu persoalan yang perlu dibenahi dalam sistem penanganan bencana di daerah. Karena itu, ia telah menyampaikan usulan pembangunan gudang logistik tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto", dikutip dari berbagai sumber, Jumat (28/07/26).

Gudang tersebut nantinya diharapkan menyimpan berbagai kebutuhan pokok yang dapat digunakan saat terjadi bencana. Persediaan itu antara lain sembako, selimut, tenda, hingga matras.

Dengan adanya stok yang tersedia di daerah, bantuan dapat segera disalurkan kepada warga tanpa harus menunggu kiriman dari pemerintah pusat.

Suharyanto memperkirakan setiap daerah membutuhkan anggaran sekitar Rp5 miliar hingga Rp10 miliar untuk memenuhi kebutuhan logistik dasar di masing-masing gudang.

Ia menilai keberadaan gudang di setiap kabupaten dan kota juga dapat memperpendek waktu distribusi bantuan. Dengan begitu, masyarakat yang terdampak bencana bisa memperoleh bantuan lebih cepat.

Suharyanto menyebut Presiden Prabowo telah memberikan tanggapan positif terhadap usulan tersebut. Pemerintah pusat juga akan mengkaji kemungkinan penerapan sistem gudang logistik bencana secara nasional.

Prabowo sebelumnya menyampaikan bahwa kebutuhan logistik dapat dihitung secara nasional. Pemerintah kemudian dapat membantu menyediakan fasilitas penyimpanan dan persediaan makanan di tingkat provinsi maupun kabupaten.