Stok Beras RI Capai 4 Juta Ton, Mentan Pastikan Aman Hingga Akhir Tahun

Oleh Hidayat Taufik pada 14 Mar 2026, 01:13 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa kondisi ketersediaan pangan nasional, terutama beras, saat ini berada pada level yang aman dan diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.

Dalam laporan yang disampaikan pada Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Amran mengungkapkan bahwa cadangan beras nasional telah mencapai sekitar empat juta ton. Ia memperkirakan jumlah tersebut berpotensi meningkat hingga lima juta ton dalam waktu dekat.

Menurut Amran, angka tersebut menjadi salah satu cadangan beras terbesar yang pernah dimiliki Indonesia dan dinilai mampu mencukupi kebutuhan masyarakat selama kurang lebih 324 hari ke depan.

Selain itu, sektor pertanian juga menunjukkan perkembangan positif dari sisi perdagangan internasional. Ia menjelaskan bahwa ekspor minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai enam juta ton, yang turut memperkuat kinerja ekspor komoditas pertanian secara keseluruhan.

Kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian nasional juga mengalami peningkatan. Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian tercatat mencapai 5,74 persen, yang merupakan capaian tertinggi dalam kurun waktu 25 tahun terakhir. Sementara itu, Nilai Tukar Petani (NTP) juga mencatatkan angka tertinggi dalam lebih dari 30 tahun.

Amran menambahkan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari sejumlah kebijakan pemerintah, termasuk penyesuaian Harga Pembelian Pemerintah (HPP) serta penurunan harga pupuk sekitar 20 persen yang dinilai memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani.

Menanggapi laporan tersebut, Presiden Prabowo menilai bahwa ketahanan pangan Indonesia saat ini berada pada posisi yang cukup kuat. Meski demikian, ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap berbagai komoditas pangan, khususnya sumber protein seperti perikanan darat maupun perikanan tangkap.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah optimistis ketahanan pangan nasional akan terus terjaga sekaligus memperkuat upaya menuju swasembada pangan yang berkelanjutan.