Jamkrindo

Tata Cara Sholat Nisfu Syaban 2026 Lengkap dengan Niat dan Bacaan Doa

Oleh Desti Dwi Natasya pada 02 Feb 2026, 15:49 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Bulan Syaban merupakan salah satu bulan yang memiliki keutamaan dalam Islam karena berada tepat sebelum datangnya bulan Ramadan. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan ibadah sunnah sebagai bentuk persiapan spiritual, seperti puasa sunnah, membaca Al-Qur’an, beristighfar, berzikir, serta melaksanakan sholat sunnah.

Salah satu ibadah yang banyak diamalkan oleh masyarakat Muslim adalah sholat sunnah Nisfu Syaban, yang dikerjakan pada malam pertengahan bulan Syaban. Meski terdapat perbedaan pandangan ulama terkait dalil dan tata pelaksanaannya, banyak ulama sepakat bahwa menghidupkan malam Nisfu Syaban dengan ibadah merupakan perbuatan yang baik selama diniatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan tidak diyakini sebagai kewajiban khusus.

Waktu Pelaksanaan Sholat Nisfu Syaban

Sholat Nisfu Syaban dilaksanakan pada malam tanggal 15 bulan Syaban. Dalam kalender Hijriah, pergantian hari dimulai sejak terbenamnya matahari, sehingga malam Nisfu Syaban dimulai setelah Maghrib pada tanggal 14 Syaban hingga terbit fajar pada tanggal 15 Syaban.

Berdasarkan kalender Hijriah tahun 2026, 14 Syaban 1447 Hijriah bertepatan dengan Senin, 2 Februari 2026. Dengan demikian, sholat sunnah Nisfu Syaban dapat dikerjakan mulai Senin malam, 2 Februari 2026, setelah sholat Maghrib.

Niat Sholat Nisfu Syaban

Niat merupakan rukun utama dalam pelaksanaan sholat. Niat sholat sunnah Nisfu Syaban dapat disesuaikan dengan posisi pelaksana sholat, baik secara sendiri maupun berjamaah.

Niat sholat sendiri:

أُصَلِّي سُنَّةَ نِصْفِ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya: Saya niat sholat sunnah Nisfu Syaban dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Taala.

Niat sholat berjamaah sebagai imam:

أُصَلِّي سُنَّةَ نِصْفِ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya: Saya niat sholat sunnah Nisfu Syaban dua rakaat sebagai imam karena Allah Taala.

Niat sholat berjamaah sebagai makmum:

أُصَلِّي سُنَّةَ نِصْفِ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya: Saya niat sholat sunnah Nisfu Syaban dua rakaat sebagai makmum karena Allah Taala.

Tata Cara Sholat Nisfu Syaban

Sholat sunnah Nisfu Syaban pada dasarnya dikerjakan dua rakaat dengan satu salam. Jumlah rakaat dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing, mulai dari dua rakaat hingga lebih banyak, selama dilakukan secara berulang dengan satu salam setiap dua rakaat.

Adapun tata cara pelaksanaannya sebagai berikut:

Membaca niat sholat sunnah Nisfu Syaban.

Takbiratul ihram dengan mengucapkan Allahu Akbar.

Membaca Surat Al-Fatihah.

Setelah Al-Fatihah, membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 10 kali pada setiap rakaat.

Melaksanakan rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua.

Melanjutkan rakaat kedua dengan bacaan yang sama.

Duduk tasyahud akhir dan diakhiri dengan salam.

Sebagai alternatif, pada rakaat pertama dapat membaca Surat Al-Kafirun setelah Al-Fatihah, dan pada rakaat kedua membaca Surat Al-Ikhlas. Tata cara ini juga dipandang sah untuk diamalkan.

Bacaan Doa Setelah Sholat Nisfu Syaban

Setelah sholat, umat Islam dianjurkan membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali. Setiap bacaan diniatkan secara berbeda, yaitu memohon panjang umur dalam ketaatan, kelapangan rezeki, serta husnul khatimah.

Doa yang dibaca setelah sholat dan pembacaan Surat Yasin adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، يَا ذَا الطَّوْلِ وَالْإِنْعَامِ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، ظَهْرَ اللَّاجِئِينَ، وَجَارَ الْمُسْتَجِيرِينَ، وَأَمَانَ الْخَائِفِينَ.

اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ فِي أُمِّ الْكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُومًا أَوْ مَطْرُودًا أَوْ مُقَتَّرًا عَلَيَّ فِي الرِّزْقِ فَامْحُ، وَأَثْبِتْنِي عِنْدَكَ فِي أُمِّ الْكِتَابِ سَعِيدًا مَرْزُوقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ.

إِنَّكَ تَقُولُ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ: يَمْحُو اللَّهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الْكِتَابِ.

بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Artinya:

Ya Allah, wahai Dzat yang Maha Memberi dan tidak pernah diberi, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkaulah tempat berlindung bagi orang-orang yang membutuhkan perlindungan dan pemberi rasa aman bagi mereka yang takut.

Ya Allah, jika Engkau mencatat diriku sebagai orang yang celaka, terhalang, terusir, atau disempitkan rezekinya, maka hapuskanlah. Tetapkanlah aku sebagai orang yang bahagia, diberi rezeki, dan dimudahkan untuk melakukan kebaikan. Sesungguhnya Engkau menghapus dan menetapkan apa yang Engkau kehendaki, dan di sisi-Mu terdapat Ummul Kitab.

Hukum Sholat Nisfu Syaban

Para ulama sepakat bahwa menghidupkan malam Nisfu Syaban dengan ibadah adalah amalan sunnah. Perbedaan pendapat lebih banyak berkaitan dengan jumlah rakaat dan dalil tertentu, bukan pada larangan beribadahnya.

Pendekatan moderat menekankan bahwa sholat sunnah Nisfu Syaban boleh dilakukan dua rakaat atau lebih, selama tidak diyakini sebagai kewajiban khusus.