JAKARTA, Cobisnis.com – Kapal Evergreen dikenal sebagai salah satu pengangkut barang terbesar di dunia yang setiap hari memindahkan ribuan kontainer lintas benua. Muatannya beragam, mulai dari elektronik, produk tekstil, sampai kebutuhan industri yang menopang rantai pasok global.
Evergreen Marine sendiri mengoperasikan lebih dari 200 kapal peti kemas dengan rute Asia, Eropa, hingga Amerika. Setiap kapal membawa antara 10.000 hingga 24.000 TEU, menjadikannya tulang punggung perdagangan internasional yang bergerak tanpa henti.
Mayoritas kontainer Evergreen berisi barang konsumsi seperti ponsel, laptop, TV, sampai aksesoris elektronik. Produk-produk ini diproduksi di Asia dan dikirim ke pasar besar di Amerika Serikat dan Eropa, memengaruhi harga dan ketersediaan barang teknologi dunia.
Selain elektronik, Evergreen juga mengangkut pakaian, sepatu, tas, dan tekstil massal untuk brand global. Produk fashion ini mayoritas berasal dari Vietnam, China, Bangladesh, dan Indonesia, lalu didistribusikan secara cepat ke pusat logistik internasional.
Sektor makanan dan minuman juga memanfaatkan jaringan Evergreen untuk mengirim kopi, seafood beku, sereal, sampai bahan makanan setengah jadi. Barang-barang ini diproses di berbagai negara dan disalurkan ke supermarket dunia.
Di sektor industri, Evergreen banyak mengangkut sparepart pabrik, bahan baku kimia, mesin berat, dan komponen otomotif. Semua ini penting untuk menjaga operasional manufaktur di berbagai negara tetap berjalan stabil.
Barang rumah tangga seperti furnitur, mainan, deterjen, sampai perlengkapan bayi turut memenuhi kontainer Evergreen. Ragam muatan ini menunjukkan betapa besar ketergantungan dunia pada logistik maritim.
Dalam beberapa rute tertentu, Evergreen juga membawa alat medis, obat-obatan, dan bahan kesehatan lain yang dibutuhkan fasilitas layanan medis di berbagai negara. Ketersediaannya bergantung pada kelancaran pengiriman lintas samudra.
Semua barang ini menunjukkan peran kunci Evergreen dalam rantai pasok global. Gangguan pada satu kapal saja bisa berdampak luas pada harga barang, waktu distribusi, hingga aktivitas ekonomi negara tujuan.
Dengan volume pengiriman yang masif, Evergreen menjadi indikator penting arus perdagangan dunia. Setiap kontainer bukan sekadar barang, tapi bagian dari ekosistem ekonomi internasional yang saling terhubung.