JAKARTA, Cobisnis.com – Tesla hentikan Model S dan Model X setelah bertahun-tahun menjadi andalan perusahaan. Oleh karena itu, tesla hentikan model s dan model x menandai perubahan besar dalam strategi bisnisnya.
CEO Elon Musk mengonfirmasi keputusan tersebut melalui platform media sosial. Selain itu, ia menyebut hanya tersisa beberapa unit kendaraan di inventaris perusahaan.
Keputusan ini sebenarnya sudah terlihat sejak awal tahun ketika permintaan menurun. Namun, penjualan kedua model ini terus tertekan oleh model lain yang lebih terjangkau.
Model 3 dan Model Y menjadi pilihan utama konsumen karena harga lebih murah. Oleh karena itu, kontribusi Model S dan Model X terhadap total penjualan semakin kecil.
Padahal, kedua model ini memiliki peran penting dalam sejarah Tesla. Selain itu, Model S dikenal sebagai pelopor mobil listrik modern yang mengubah industri otomotif.
Model X juga menghadirkan desain unik dengan pintu falcon-wing yang ikonik. Namun, kompleksitas desain tersebut sempat menjadi tantangan dalam produksi dan pemasaran.
Kini, Tesla mengalihkan fokus ke teknologi baru seperti robot dan kendaraan otonom. Sementara itu, proyek seperti Optimus dan Cybercab menjadi prioritas utama perusahaan.
Di sisi lain, persaingan semakin ketat setelah BYD melampaui Tesla dalam penjualan global. Oleh karena itu, strategi baru ini menjadi langkah penting untuk mempertahankan posisi di pasar.