Tragis, Sopir Travel Asal Toraja Jadi Korban Penembakan KKB di Nduga

Oleh Hidayat Taufik pada 16 Sep 2026, 15:49 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com  - Aris Sanda, seorang sopir travel asal Toraja, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan tewas dalam aksi kekerasan yang terjadi di Kabupaten Nduga, Papua.

Korban disebut sempat dipaksa membuat sebuah video yang berisi pernyataan dukungan terhadap kelompok bersenjata sebelum akhirnya menjadi sasaran penembakan.

Setelah ditembak, Aris diduga dibakar bersama kendaraan travel yang dibawanya. Aparat keamanan kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban dan kendaraan tersebut.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Anggota kami sudah merespons ke lokasi dan sekitarnya semalam, tetapi belum ditemukan jenazah maupun kendaraannya. Hari ini akan dicoba kembali karena semalam terkendala kabut tebal di lokasi," kata Yusuf dikutip dari berbagai sumber, Rabu (16/9/26).

Tim aparat masih berupaya menyisir kawasan sekitar lokasi kejadian. Namun, pencarian sebelumnya menghadapi kendala akibat kondisi kabut yang cukup tebal.

Yusuf mengatakan pihaknya juga belum mengetahui secara pasti kelompok bersenjata yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

"Terlalu dini untuk memastikan," ujarnya.

Aris merupakan warga asal Toraja yang merantau dan bekerja sebagai sopir travel di Papua. Selama berada di wilayah tersebut, ia dikenal dekat dengan masyarakat dan kerap memberikan bantuan kepada warga.

Aris juga disebut sering mengantar mama-mama Papua yang menjalankan aktivitas berjualan ke wilayah kota. Kabar mengenai kejadian tersebut kemudian menimbulkan duka di tengah masyarakat yang mengenalnya.