Transparansi Pangan 2026: Masyarakat Kini Bisa Kunjungi Gudang Bulog

Oleh Hidayat Taufik pada 07 May 2026, 18:39 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah membuka akses bagi masyarakat untuk melihat langsung stok beras nasional di gudang Perum Bulog. Kebijakan ini mendorong transparansi dan edukasi ketahanan pangan.

Selain itu, langkah ini mengikuti arahan Menteri Pertanian dan Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman. Perum Bulog juga menegaskan komitmen keterbukaan kepada publik.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa masyarakat kini bisa mengunjungi gudang Bulog. Namun, mereka tetap harus mengajukan izin terlebih dahulu.

Selain itu, setiap kunjungan wajib melalui proses pendaftaran resmi. Hal ini menjaga ketertiban dan memastikan data pengunjung tercatat dengan baik.

Rizal menegaskan keterbukaan ini untuk memperkuat kepercayaan publik. Dengan demikian, masyarakat dapat memahami sistem distribusi beras nasional lebih jelas.

Sementara itu, pemerintah juga membuka program kunjungan edukasi. Program ini menyasar pelajar dan mahasiswa agar memahami rantai logistik pangan.

Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tercatat mencapai 5,2 juta ton pada awal Mei 2026. Angka ini dinilai cukup untuk menjaga stabilitas pangan nasional.

Selain itu, Bulog telah menyerap 2,4 juta ton gabah setara beras. Capaian ini menuju target 4 juta ton pada tahun 2026.

Pemerintah memastikan pasokan beras tetap aman. Terutama meski ada potensi gangguan produksi akibat cuaca di beberapa wilayah.