JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah kembali menerima setoran dana sebesar Rp13,2 triliun dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).
Dana tersebut merupakan hasil penagihan denda administratif dan diserahkan dalam kegiatan tahap VIII di kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (6/10). Presiden RI Prabowo Subianto turut menyaksikan langsung proses penyerahan tersebut.
Suasana berbeda terlihat di gedung Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Tumpukan uang pecahan Rp100 ribu tampak berada di kedua sisi lobi utama.
Tumpukan uang tersebut terlihat menjulang hingga sekitar tiga meter.
Berdasarkan perincian, jumlah dana yang diserahkan mencapai Rp13.241.335.681.910,13.
Sebagian besar dana berasal dari penerimaan pajak sebagai tindak lanjut kegiatan Satgas PKH. Nilainya mencapai Rp8.229.846.923.898.
Sementara itu, denda administratif di bidang kehutanan menyumbang Rp3.475.738.523.741. Adapun penerimaan dari penanganan tindak pidana khusus pajak tercatat Rp1.535.750.234.271.
Dana tersebut selanjutnya menjadi penerimaan negara dan disalurkan melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Tak hanya uang, Satgas PKH dalam penyerahan tahap VIII juga mengembalikan penguasaan kawasan hutan seluas 259.230,73 hektare kepada negara.
Prosesi penyerahan dilakukan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin kepada Menteri Keuangan Suahasil Nazara.
Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat. Mereka antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala BPKP Yusuf Ateh, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, dan Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani.
Dalam kesempatan itu, Prabowo mengungkapkan bahwa penyerahan kali ini merupakan yang kedelapan dilakukan Satgas PKH. Total dana yang telah berhasil diserahkan kepada negara disebut telah mencapai sekitar Rp52 triliun.
"Hari ini sekali lagi kita menyaksikan hasil nyata dari kerja keras Satgas PKH yang terdiri dari tadi disebut 12 institusi bekerja sama dalam rangka menyelamatkan dan mengamankan kekayaan negara," kata Prabowo, dikutip dari berbagai sumber, Selasa (6/10/26).
"Saudara-saudara, acara seperti ini sudah yang ke-8 kali. Dan total uang tunai yang diserahkan kurang lebih sudah 52 triliun. Rp52 triliun, sekitar US$3 miliar yang kita selamatkan dalam dua tahun," sambungnya.
Prabowo juga menyampaikan bahwa Satgas PKH telah mengambil kembali penguasaan kawasan hutan dengan luas sekitar 259.230 hektare.
Ia menilai proses penertiban kawasan hutan menghadapi tantangan besar. Menurutnya, terdapat pihak-pihak yang melakukan perlawanan terhadap langkah Satgas PKH.
Meski menghadapi berbagai tekanan, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Satgas PKH yang tetap menjalankan tugas. Ia menyebut sejumlah pihak bahkan berupaya menghambat pekerjaan tersebut dengan membiayai demonstrasi dan menyebarkan informasi hoaks melalui media sosial.
"Percayalah kebenaran akan menang. Percayalah kita di atas jalan yang benar, kita tidak ragu-ragu. Biar mereka punya uang ratusan triliun, mereka bayar buzzer, mereka bayar algoritma, mereka serang kita di sosmed, mereka mau biayai demonstrasi, kita tidak gentar, kita bersama rakyat, kita siap mati untuk rakyat," kata Prabowo.