JAKARTA, Cobisnis.com – UEFA mengonfirmasi pembayaran kepada seorang mantan pegawai saat Gianni Infantino menjabat sebagai sekretaris jenderal organisasi tersebut.
Pembayaran itu muncul di tengah laporan yang mengaitkannya dengan dugaan hubungan pribadi antara Infantino dan perempuan tersebut. Infantino, yang kini menjabat Presiden FIFA, membantah laporan tersebut. Ia menyebut tuduhan itu sama sekali tidak benar.
UEFA mengatakan pembayaran tersebut merupakan “departure payment” atau pembayaran saat pegawai meninggalkan organisasi. Namun, UEFA menegaskan pembayaran itu tidak melanggar ketentuan internal yang berlaku pada saat itu.
Meski begitu, UEFA menyebut pihaknya telah memperketat regulasi internal sejak periode tersebut. Surat kabar Inggris, The Telegraph, sebelumnya melaporkan dugaan bahwa perempuan itu menerima pembayaran karena memiliki hubungan dengan Infantino.
Menanggapi laporan tersebut, juru bicara FIFA menyampaikan bantahan tegas atas tuduhan itu. “Infantino sangat membantah tuduhan tersebut dan menyatakan tuduhan itu sama sekali tidak benar,” kata juru bicara FIFA kepada The Telegraph. Selain itu, FIFA menyebut dugaan adanya perilaku tidak pantas atau pelanggaran aturan sebagai tuduhan yang mencemarkan nama baik.