JAKARTA, Cobisnis.com – Tidur siang dapat menjadi cara efektif untuk mengembalikan energi di tengah padatnya aktivitas sehari-hari. Namun, manfaat tersebut akan lebih optimal jika dilakukan pada waktu dan durasi yang tepat sesuai ritme alami tubuh.
Para ahli menyarankan waktu terbaik untuk tidur siang adalah antara pukul 13.00 hingga 15.00. Pada rentang waktu tersebut, tubuh secara alami mengalami penurunan energi sehingga tidur sejenak dapat membantu memulihkan fokus dan konsentrasi.
“Jika saya harus memilih satu waktu ideal, saya akan menyarankan awal siang hari,” ujar ahli gizi Danielle Smiley. Menurutnya, tidur siang pada awal sore membantu tubuh mengisi ulang energi tanpa mengganggu kualitas tidur malam.
Selain waktu, durasi tidur siang juga menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan. Para ahli merekomendasikan tidur siang selama 10 hingga 30 menit agar tubuh memperoleh manfaat tanpa memasuki fase tidur yang terlalu dalam.
Tidur siang singkat diketahui dapat meningkatkan suasana hati, memperbaiki daya ingat, meningkatkan kewaspadaan, dan mendukung produktivitas. Sebaliknya, tidur terlalu lama berisiko membuat tubuh terasa lemas atau mengalami sleep inertia setelah bangun.
Para ahli juga mengingatkan agar tidak tidur siang terlalu sore, terutama setelah pukul 15.00. Kebiasaan tersebut dapat mengurangi rasa kantuk pada malam hari sehingga berpotensi mengganggu kualitas tidur.
Meski bermanfaat, tidur siang bukan pengganti tidur malam yang cukup. Jika seseorang terus-menerus membutuhkan tidur siang dalam durasi panjang, kondisi tersebut bisa menjadi tanda kualitas tidur malam yang kurang baik.
Dengan memilih waktu antara pukul 13.00 hingga 15.00 dan membatasi durasi sekitar 10 hingga 30 menit, tidur siang dapat menjadi kebiasaan sehat yang membantu menjaga energi, fokus, serta produktivitas sepanjang hari.