Warner Bros Discovery Buka Lagi Negosiasi Dengan Paramount Sambil Lanjutkan Merger Dengan Netflix

Oleh Zahra Zahwa pada 19 Feb 2026, 09:01 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Warner Bros. Discovery (WBD) membuka kembali pembicaraan dengan Paramount Global untuk meminta “penawaran terbaik dan final,” di tengah proses merger yang sudah disepakati dengan Netflix.

Langkah ini dinilai rumit sekaligus strategis. Dewan direksi WBD berupaya memastikan perusahaan mendapatkan valuasi setinggi mungkin dari para peminatnya. Pada Selasa pagi, WBD menyatakan membuka kembali ruang diskusi singkat dengan Paramount guna mengeksplorasi kemungkinan tawaran yang lebih tinggi. Di saat yang sama, WBD tetap mendorong pemegang saham untuk menyetujui kesepakatan merger dengan Netflix serta menolak tawaran akuisisi bermusuhan dari Paramount.

Tawaran 30–31 Dolar Per Saham

Sebelumnya, WBD sepakat menjual sebagian besar asetnya termasuk studio film Warner Bros. dan HBO kepada Netflix. Sebagai respons, CEO Paramount David Ellison mengajukan penawaran langsung kepada pemegang saham WBD sebesar US$30 per saham untuk seluruh perusahaan. WBD secara resmi menolak tawaran tersebut dan menyebutnya terlalu berisiko.

Menurut WBD, perwakilan Paramount sempat mengindikasikan kesiapan menaikkan tawaran menjadi US$31 per saham jika negosiasi resmi dilakukan, bahkan membuka kemungkinan harga lebih tinggi. Kini, Netflix memberikan kelonggaran selama tujuh hari kepada WBD untuk berdiskusi dengan Paramount.

“Kami meminta penawaran terbaik dan final Anda,” tulis WBD dalam surat kepada dewan Paramount.

Netflix Serang Paramount

Netflix tidak tinggal diam. Dalam pernyataannya, perusahaan streaming tersebut mengkritik keras kondisi keuangan dan rencana pembiayaan Paramount yang disebut berisiko bagi industri hiburan.

Netflix juga menyoroti potensi tantangan regulasi global serta sumber pendanaan asing yang mendukung tawaran Paramount, termasuk dana dari keluarga kerajaan Arab Saudi, Qatar, dan Abu Dhabi, yang disebut dapat memicu kekhawatiran keamanan nasional. Netflix menegaskan bahwa kesepakatan mereka dengan WBD memberikan nilai dan kepastian lebih tinggi bagi pemegang saham.

Rapat Khusus Pemegang Saham

WBD akan menggelar rapat khusus pemegang saham pada 20 Maret dan merekomendasikan persetujuan merger dengan Netflix, yang menilai aset studio dan streaming sekitar US$27,75 per saham. CEO WBD, David Zaslav, menyatakan bahwa fokus utama perusahaan adalah memaksimalkan nilai dan kepastian bagi investor.

Sementara itu, Paramount menyebut langkah WBD sebagai “tidak biasa,” tetapi tetap siap berdiskusi secara konstruktif. Di sisi lain, Paramount juga melanjutkan upaya tender offer dan bahkan telah mengajukan gugatan hukum terkait proses merger tersebut.

Pertarungan Korporasi Bernilai Miliaran Dolar

Dengan nilai perusahaan mencapai puluhan miliar dolar, perebutan WBD menjadi salah satu drama korporasi terbesar di industri media global saat ini. Meski dewan WBD menegaskan belum menganggap proposal Paramount lebih unggul dibanding merger Netflix, keputusan membuka kembali negosiasi menunjukkan bahwa peluang perubahan arah masih terbuka.

Analis bahkan menyebut saga ini layak dijadikan serial drama tersendiri, mengingat kompleksitas strategi, tekanan hukum, serta persaingan ketat antar raksasa media dunia.