World Cleanup Day 2026 Dorong Kebiasaan Pilah Sampah dari Rumah untuk Kota yang Lebih Bersih

Oleh Rizki Meirino pada 20 Sep 2026, 12:35 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - World Cleanup Day (WCD) 2026 dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat kepedulian masyarakat terhadap persoalan sampah. Salah satu kebiasaan yang didorong adalah memilah sampah sejak dari lingkungan rumah.

Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Lions Club dalam pelaksanaan WCD 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Taman Ayodya, Jakarta Selatan, diikuti sekitar 500 relawan. Selain melakukan aksi bersih-bersih, para peserta juga diajak memahami pentingnya pengelolaan sampah yang dimulai dari sumbernya.

World Cleanup Day sendiri merupakan gerakan internasional yang mengajak masyarakat untuk terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Gerakan tersebut sekaligus bertujuan meningkatkan perhatian publik terhadap tantangan pengelolaan sampah.

Di Indonesia, WCD 2026 mengangkat tema

“Aksi Bebersih Pemuda-Pemudi Merdeka dari Sampah”. Tema tersebut menjadi ajakan bagi generasi muda untuk ikut mengambil tindakan nyata dalam menjaga lingkungan di sekitar mereka.

Pada saat yang sama, Pemprov DKI Jakarta terus mengkampanyekan Gerakan Pilah Sampah dari Sumber dengan pesan “Jaga Jakarta Bersih, Pilah Sampah”. Masyarakat didorong untuk membiasakan pemisahan sampah sejak berada di rumah.

Langkah tersebut diharapkan membuat sampah dapat ditangani sesuai karakteristik dan nilai manfaatnya. Sampah yang masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan dapat dipisahkan dari sampah yang perlu menjalani proses pengolahan maupun dibawa ke tempat pemrosesan akhir.

District Governor Perkumpulan Lions Distrik 307 A1, Solida Abdy Ramli, mengapresiasi konsistensi Chandra Asri Group dalam mendukung kegiatan WCD bersama Lions Club.

“Chandra Asri Group, Bapak Edi Rivai beserta jajarannya selama delapan tahun sudah konsisten mendukung kolaborasi gerakan World Cleanup Day ini bersama Lions Club,” ujar Solida, kepada Cobisnis.com, Minggu (20/9)

Menurut dia, keberlanjutan kerja sama selama delapan tahun tersebut menunjukkan adanya komitmen untuk menjaga lingkungan melalui sinergi berbagai pihak.

Sementara itu, Direktur Legal, Hubungan Eksternal dan Ekonomi Sirkular Chandra Asri Group, Edi Rivai, menilai pengelolaan sampah perlu dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.

“Pengelolaan sampah membutuhkan kolaborasi dan kesinambungan, mulai dari pengumpulan, pemilahan, pengolahan, hingga pemanfaatan kembali,” kata Edi.

Edi menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu unsur penting untuk membentuk pola pengelolaan sampah yang dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Dalam WCD 2026, komunitas dan RW juga dilibatkan untuk mendorong penerapan praktik pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing. Keterlibatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan bersih-bersih yang dilakukan dalam satu momentum.

Dengan demikian, kebiasaan memilah dan mengelola sampah dapat terus dilakukan dalam aktivitas sehari-hari. Kolaborasi Chandra Asri Group, Pemprov DKI Jakarta, Lions Club, dan masyarakat juga menegaskan bahwa upaya menjaga kebersihan kota dapat dimulai dari lingkungan terdekat.

Salah satunya melalui langkah sederhana dengan memilah sampah dari rumah agar pengelolaannya dapat dilakukan secara lebih tepat dan berkelanjutan.