20 Menit Berputar di Udara, Helikopter Medis Tak Bisa Mendarat Evakuasi Pendaki Malaysia di Rinjani

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 25 May 2026, 19:48 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Seorang pendaki asal Malaysia bernama Chye Connsynn, 41 tahun, mengalami cedera saat mendaki Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Laporan insiden diterima Balai TNGR pada Senin (25/5/2026) sekitar pukul 15.00 WITA.

Balai TNGR langsung berkoordinasi dengan tim evakuasi EMHC dan Nusa Medica. Petugas di Pelawangan Sembalun juga bergerak untuk memverifikasi lokasi dan kondisi korban.

Evakuasi udara dipilih karena korban memiliki polis asuransi premium saat registrasi pendakian. Jalur udara dinilai paling aman untuk menghindari risiko cedera yang lebih parah.

Helikopter medis diterbangkan dari Bali sekitar pukul 16.18 WITA. Namun sesampainya di lokasi, cuaca buruk dan kabut tebal membuat pilot kesulitan mendarat di area tebing curam.

Setelah berputar sekitar 20 menit tanpa menemukan titik aman, helikopter akhirnya kembali ke Denpasar. Kondisi cuaca, jarak pandang, dan bahan bakar menjadi pertimbangan penghentian operasi hari itu.

Korban kemudian diputuskan bermalam sementara di Pelawangan Sembalun karena evakuasi darat dianggap terlalu berisiko. Tim gabungan EMHC dan Basarnas langsung menuju lokasi untuk memberikan bantuan medis.

Evakuasi udara dijadwalkan ulang pada Selasa pagi (26/5/2026). Kasus ini kembali menunjukkan pentingnya kesiapan fisik, cuaca, dan asuransi dalam aktivitas pendakian di Gunung Rinjani.