5,8 Juta Orang Diprediksi Mudik Naik Kapal Feri

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 13 Mar 2026, 09:07 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memprediksi pergerakan penumpang kapal penyeberangan saat mudik Lebaran 2026 akan mencapai 5,8 juta orang. Angka ini meningkat sekitar 9,4 persen dibandingkan periode mudik sebelumnya.

Selain penumpang, pergerakan kendaraan yang menyeberang melalui jalur feri juga diperkirakan meningkat. Total kendaraan yang akan dilayani diproyeksikan mencapai sekitar 1,4 juta unit atau naik sekitar 9,3 persen dibandingkan tahun lalu.

Direktur Operasi dan Transformasi PT ASDP Indonesia Ferry, Rio Theodore Natalianto Lasse, menyampaikan bahwa peningkatan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat saat periode mudik Lebaran.

Menurutnya, tren kenaikan jumlah penumpang dan kendaraan biasanya terjadi setiap tahun seiring meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat ke kampung halaman.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, ASDP telah menyiapkan puluhan kapal yang akan beroperasi setiap hari di sejumlah lintasan strategis penyeberangan.

Di lintasan Merak–Bakauheni misalnya, sekitar 28 hingga 33 kapal disiapkan setiap hari untuk melayani arus mudik dan arus balik.

Sementara itu di lintasan Pelabuhan Ciwandan menuju Wika Beton, ASDP menyiapkan sekitar 9 hingga 12 kapal yang akan beroperasi secara bergantian.

Kemudian pada lintasan Bojonegara menuju Muara Pilu disiapkan sekitar 10 hingga 12 kapal. Adapun lintasan Ketapang–Gilimanuk yang menghubungkan Jawa dan Bali akan dilayani sekitar 28 hingga 32 kapal setiap harinya.

Selain penambahan armada kapal, ASDP juga melakukan berbagai penguatan layanan di kawasan pelabuhan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.

Langkah tersebut meliputi penambahan dermaga express, optimalisasi sistem pemantauan operasi pelabuhan secara real time, serta penyediaan layanan pelanggan selama 24 jam.

Fasilitas pendukung lainnya seperti toilet portable dan peningkatan sistem penerangan kawasan pelabuhan juga disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pemudik.

ASDP juga mendukung kebijakan pemerintah terkait stimulus diskon tarif jasa pelabuhan. Diskon tersebut mencapai 100 persen untuk tarif jasa pelabuhan yang setara dengan rata-rata sekitar 21,9 persen dari total tarif penyeberangan.

Kebijakan ini berlaku di 14 pelabuhan dan 7 lintasan strategis bagi penumpang pejalan kaki maupun kendaraan golongan tertentu. Tujuannya untuk membantu kelancaran arus mudik sekaligus menjaga mobilitas masyarakat tetap lancar.

Selain itu, kebijakan single tarif juga akan diterapkan di Pelabuhan Merak dan Bakauheni pada periode tertentu. Kebijakan ini diharapkan dapat mempercepat proses muat kendaraan ke kapal sehingga distribusi layanan penyeberangan menjadi lebih merata.