JAKARTA, Cobisnis.com – Pesawat Airbus A321 milik JetBlue mengalami insiden saat proses pendaratan di Bandara Internasional John F. Kennedy (JFK), Amerika Serikat. Otoritas penerbangan Amerika Serikat atau FAA langsung membuka investigasi untuk mengungkap penyebab kejadian tersebut.
Insiden terjadi ketika pesawat mendekati landasan pacu dan diduga bertabrakan dengan sebuah drone. Meski demikian, pesawat berhasil mendarat dengan selamat tanpa adanya laporan korban jiwa maupun penumpang yang mengalami luka.
Setelah mendarat, kru penerbangan menemukan adanya kerusakan pada bagian luar pesawat yang diduga akibat benturan tersebut. Tim teknis kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum pesawat diizinkan kembali beroperasi.
FAA menyatakan akan menyelidiki bagaimana drone dapat berada di jalur penerbangan pesawat komersial. Investigasi juga akan menelusuri apakah operator drone melanggar aturan keselamatan penerbangan yang berlaku.
Tabrakan antara pesawat dan drone menjadi perhatian serius karena berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan. Meski kejadian seperti ini masih tergolong jarang, otoritas terus memperketat pengawasan terhadap penggunaan drone di sekitar bandara.
JetBlue menyampaikan bahwa keselamatan penumpang dan awak pesawat tetap menjadi prioritas utama perusahaan. Maskapai juga menyatakan siap bekerja sama dengan seluruh pihak selama proses investigasi berlangsung.
Kasus ini kembali mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi pengoperasian drone, terutama di area yang berdekatan dengan bandara. Pelanggaran terhadap aturan tersebut dapat memicu risiko besar bagi penerbangan sipil.
Hasil investigasi FAA nantinya akan menentukan penyebab pasti insiden serta langkah lanjutan yang diperlukan. Temuan tersebut diharapkan dapat mencegah kejadian serupa dan memperkuat keselamatan operasional penerbangan di masa mendatang.