JAKARTA, Cobisnis.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat 487.814 kendaraan keluar dari wilayah Jabotabek selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Periode pemantauan berlangsung pada 13–15 Mei 2026.
Selain itu, data lalu lintas berasal dari empat gerbang tol utama. Gerbang tersebut mencakup GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Cikupa, dan GT Ciawi.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan volume kendaraan meningkat. Dengan demikian, angka tersebut naik 11,29 persen dibanding kondisi normal.
Selanjutnya, kendaraan paling banyak bergerak ke arah timur. Totalnya mencapai 222.472 kendaraan atau 45,6 persen.
Kemudian, 139.229 kendaraan menuju arah barat ke Merak. Sementara itu, 126.113 kendaraan bergerak ke arah selatan menuju Puncak.
Di sisi lain, arus ke arah timur mencakup jalur Trans Jawa dan Bandung. Arus ini naik 21,59 persen dari kondisi normal.
Namun demikian, arah barat melalui GT Cikupa justru turun 6,59 persen. Meski begitu, jalur ini tetap menjadi koridor penting.
Selain itu, arah selatan melalui GT Ciawi menunjukkan kenaikan. Lonjakannya mencapai 18,61 persen dibanding kondisi normal.
Rivan menambahkan, arus keluar masih lebih tinggi dari arus masuk pada H+1. Terutama, kawasan Puncak mencatat kepadatan lebih tinggi.
Terakhir, Jasa Marga memastikan kesiapan operasional di seluruh ruas tol. Perusahaan juga menjaga kelancaran di jalur utama seperti Jagorawi, Jakarta–Cikampek, dan Cipularang.