JAKARTA, Cobisnis.com – Penggemar air mineral berkarbonasi Topo Chico di Amerika Serikat diminta bersiap menghadapi potensi kelangkaan produk yang bisa berlangsung hingga musim panas. Perusahaan minuman raksasa Coca-Cola, yang memiliki merek tersebut, menyatakan bahwa produk utama Topo Chico dalam kemasan botol kaca untuk sementara tidak tersedia di Amerika Serikat. Hal ini disebabkan oleh peningkatan fasilitas di sumber air dan fasilitas produksi di Meksiko.
Produksi diketahui melambat dalam dua bulan terakhir akibat masalah pada sumur air di Monterrey, Meksiko, yang menjadi sumber utama air mineral tersebut. Dalam surat yang dikirimkan kepada distributor, perusahaan mengungkapkan adanya tantangan tambahan pada sumber sumur, termasuk persoalan kualitas yang berkaitan dengan kondisi geologi sumber air.
Coca-Cola menyatakan pihaknya kini melakukan investasi tambahan di lokasi sumber untuk meningkatkan stabilitas dan kualitas air, sehingga produksi harus dihentikan sementara waktu. Juru bicara perusahaan menyebutkan bahwa produk tersebut diperkirakan akan kembali tersedia pada kuartal ketiga tahun ini.
Hanya Produk Utama Yang Terdampak
Kelangkaan ini hanya berdampak pada produk klasik Topo Chico Mineral Water dalam botol kaca yang menjadi ciri khasnya. Sementara itu, produk lain seperti Topo Chico Sabores (varian sparkling water berperisa) serta minuman koktail kalengan masih tersedia di pasaran.
Coca-Cola mengakuisisi Topo Chico pada 2017 dengan nilai sekitar 200 juta dolar AS. Air mineral premium menjadi bagian penting dalam strategi bisnis perusahaan, terutama di tengah tren konsumen yang mulai beralih dari minuman bersoda manis.
Dalam laporan kuartal terbarunya, penjualan air minum Coca-Cola tercatat naik 4%, sebagian besar didorong oleh pertumbuhan pasar di Amerika Utara. Kelangkaan ini berpotensi memengaruhi distribusi ritel dan pelaku usaha yang bergantung pada produk tersebut, terutama restoran dan bar yang menjadikan Topo Chico sebagai menu andalan.