Bahlil Sebut Kontrak Minyak Rusia Sudah Ditandatangani dan Impor Segera Berjalan

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 25 Jun 2026, 14:54 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia telah meneken kontrak impor minyak dari Rusia. Kontrak tersebut dilakukan oleh Lemigas yang merupakan Badan Layanan Umum di bawah Kementerian ESDM.

Bahlil menyebut proses kontrak telah berjalan secara resmi. Namun ia belum merinci volume maupun jadwal pengiriman minyak yang akan masuk ke Indonesia.

Menurutnya, volume impor minyak dari Rusia masih bersifat dinamis dan dapat bertambah sesuai kebutuhan energi nasional. Kontrak yang telah diteken menjadi dasar kerja sama lanjutan antara Indonesia dan Rusia.

Bahlil juga menegaskan kebijakan pembatasan ekspor solar yang dilakukan Rusia tidak akan memengaruhi pasokan untuk Indonesia. Kesepakatan tersebut disebut memiliki dasar hubungan antar pemerintah.

Kerja sama ini merupakan hasil komunikasi antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Bahlil juga mengaku telah melakukan komunikasi langsung dengan Menteri Energi Rusia terkait pasokan energi.

Sebelumnya, pemerintah menyebut Indonesia memperoleh komitmen pasokan minyak sebesar 150 juta barel dari Rusia. Pasokan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan energi nasional hingga akhir tahun.

Pemerintah menyatakan pengiriman akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kapasitas penyimpanan dalam negeri. Kehadiran minyak Rusia diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional dan menjaga stabilitas pasokan di tengah meningkatnya kebutuhan energi.