Bridgestone Indonesia Raih Sertifikat AEO dari Bea Cukai, Perkuat Daya Saing Global

Oleh Rizki Meirino pada 25 Jun 2026, 12:27 WIB

Screenshot

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bridgestone Tire Indonesia resmi menerima sertifikat Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Penghargaan tersebut diberikan kepada perusahaan yang memenuhi standar kepatuhan, keamanan, dan tata kelola rantai pasok perdagangan internasional.

Penerimaan sertifikat ini bertepatan dengan perayaan 50 tahun perjalanan Bridgestone Indonesia di Tanah Air. Pengakuan tersebut menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjalankan aktivitas ekspor dan impor sesuai standar yang ditetapkan.

Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Menurutnya, pendampingan dan sinergi yang terjalin telah memberikan manfaat besar bagi kelancaran operasional perusahaan.

Ia menilai program AEO membantu mempercepat arus barang dan memberikan berbagai kemudahan dalam kegiatan perdagangan internasional. Pencapaian tersebut juga telah dibagikan kepada kantor regional Bridgestone Asia Pacific India and China.

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea dan Cukai, Budi Prasetiyo, menjelaskan bahwa AEO merupakan bentuk kemitraan strategis antara pemerintah dan dunia usaha. Program ini bertujuan membangun rantai pasok perdagangan internasional yang lebih berkualitas.

Menurut Budi, sertifikat AEO menjadi simbol perusahaan tepercaya yang mampu memenuhi standar kepatuhan dan keamanan yang tinggi. Semakin banyak perusahaan yang memperoleh sertifikasi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.

Bridgestone Indonesia menjadi salah satu dari 34 perusahaan yang berhasil mendapatkan sertifikat AEO tahun ini. Perusahaan menyelesaikan seluruh proses sertifikasi yang berlangsung sejak September 2025 hingga Mei 2026.

Dengan diperolehnya sertifikat tersebut, Bridgestone Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam perdagangan internasional. Pengakuan ini juga mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus menjaga kualitas tata kelola dan keamanan rantai pasok global.