JAKARTA, Cobisnis.com - Selama liburan, pasti ada saja masalah yang tidak diinginkan, misalnya penundaan penerbangan, tiba-tiba penerbangan dibatalkan, dan bahkan perjalanan menuju terminal yang jauh dapat menambah stres selama perjalanan.
Sebuah analisis baru meneliti beberapa bandara tersibuk di seluruh Amerika Serikat untuk menentukan di mana para pelancong mungkin mengalami stres paling besar.
Dikutip dari Fox News, Kamis (8/10/2026), Rightway Parking, sebuah perusahaan reservasi parkir bandara dan kapal pesiar yang berbasis di Tampa, Florida, menganalisis 55 bandara menggunakan data penerbangan federal dan perkiraan Google Maps. Mereka mempertimbangkan penundaan, pembatalan, perubahan penundaan, serta jarak dan waktu tempuh dari pusat kota.
Setelah analisis, Bandara Internasional Dallas/Fort Worth (DFW) dinobatkan sebagai bandara "paling menegangkan" di negara tersebut dalam penelitian ini.
Menurut analisis yang menggunakan data penerbangan tahun 2025 dari Biro Statistik Transportasi, hampir 28 persen penerbangan di DFW mengalami penundaan, sementara 2,76 persen dibatalkan.
Menurut laporan tersebut, bandara ini juga mengalami peningkatan keterlambatan sebesar 33,67 persen sejak 2021. Akses menuju bandara juga menjadi faktor tambahan dalam peringkat DFW. Bandara ini terletak sekitar 20 mil dari pusat kota Dallas.
Temuan ini muncul setelah para pelancong di DFW menghadapi hari yang sulit awal bulan ini. Pada 1 Oktober, bandara tersebut mencatat 390 penundaan dan 155 pembatalan, terbanyak di antara bandara AS lainnya pada hari itu.
Setelah DFW, Bandara Internasional Chicago O'Hare menempati posisi kedua dengan 24,68 persen penerbangan tertunda dan peningkatan penundaan sebesar 42,77 persen sejak 2021.
Selain itu, waktu tempuh juga menjadi faktor dalam pemilihan O'Hare, dengan perkiraan waktu tempuh dari pusat kota Chicago ke bandara sekitar 50 menit. Sementara, Bandara Internasional John F. Kennedy di New York City dan Bandara Internasional Philadelphia melengkapi lima besar, menempati peringkat keempat dan kelima.
Beberapa bandara menunjukkan kinerja yang jauh lebih baik ketika faktor-faktor perjalanan yang sama diperhitungkan, seperti Bandara Internasional Salt Lake City di Utah dinobatkan sebagai bandara "paling tidak membuat stres" diikuti oleh Bandara Internasional San Jose di California dan Bandara Internasional Daniel K. Inouye di Honolulu, Hawaii.
Ketiga bandara tersebut mencatatkan tingkat pembatalan di bawah 1 persen dan memiliki waktu tempuh yang relatif lebih singkat dari pusat kota dibandingkan dengan banyak bandara di peringkat atas.