Benarkah Suplemen Kolagen dapat Meningkatkan Kesehatan Kulit dan Tulang? Ini Kata Ahli

Oleh Chodijah Febriani pada 10 Sep 2026, 08:50 WIB

Ilustrasi Minum Suplemen - pexels/Jonathan Borba

JAKARTA, Cobisnis.com - Suplemen kolagen sangat populer di industri kecantikan dan kesehatan, suplemen tersebut menjanjikan kulit awet muda dan bercahaya serta persendian yang lebih kuat hanya dengan satu sendok bubuk setiap hari. Tetapi apakah suplemen ini benar-benar efektif?

Dilansir dari Health, Kamis (10/9/2026), kolagen adalah salah satu protein yang paling melimpah di tubuh manusia, menyumbang sekitar 30 persen dari total protein tubuh. Kolagen memberikan struktur dan dukungan pada jaringan lain di tubuh kamu, termasuk kulit, otot, dan tulang.

Seiring bertambahnya usia, cara tubuh memproduksi kolagen berubah, dan beberapa jenis, terutama yang berperan dalam kulit akan hilang.

Jadi, apakah suplemen kolagen dapat memperbaiki kulit?

Sebuah penelitian menunjukkan, hilangnya kolagen seiring bertambahnya usia dikaitkan dengan hilangnya kolagen tipe 1, yang berkontribusi pada penuaan kulit, peningkatan kerutan, dan kelopak mata yang kendur.

Dalam sebuah tinjauan terhadap lebih dari 1.100 orang yang berusia 20 hingga 70 tahun, para peneliti menemukan bahwa mengonsumsi kolagen hingga 90 hari secara efektif mengurangi kerutan dan meningkatkan elastisitas serta hidrasi kulit.

Sementara, dalam penelitian lain, kolagen meningkatkan kelembapan kulit, elastisitas kulit, dan mengurangi kerutan setelah 28 hari.

Secara umum, hasil dari berbagai penelitian memberikan bukti yang cukup bahwa hal ini dapat membantu memperbaiki kondisi kulit, terutama jika digunakan bersamaan dengan perubahan gaya hidup lain yang mendukung kesehatan kulit seiring bertambahnya usia , misalnya menggunakan tabir surya atau sunscreen saat berada di luar ruangan, berhenti merokok, membatasi minum alkohol, minum air yang cukup, tingkatkan kualitas tidur, dan mengonsumsi makanan seimbang yang mencakup makanan kaya protein.

Sementara, kolagen untuk kesehatan tulang memberikan struktur dan fleksibilitas pada tulang, membantu tulang agar tidak mudah patah.

Mengonsumsi suplemen kolagen telah terbukti meningkatkan kekuatan tulang dan memperbaiki mobilitas sendi. Dalam sebuah penelitian yang melibatkan sekitar 96 orang dengan ketidaknyamanan sendi, suplementasi kolagen harian selama 24 minggu meningkatkan fleksibilitas sendi dan memperbaiki fungsi sendi.

Manfaat potensial lain dari minum suplemen kolagen untuk kesehatan tulang meliputi, dapat mengurangi nyeri sendiri pada penderita osteoartritis lutut, dapat memperbaiki kekakuan dan mobilitas sendi, dapat meningkatkan kekuatan tulang, serta dapat meningkatkan kepadatan dan massa tulang.

Lantas, apakah ada efek sampingnya dari mengonsumsi suplemen kolagen?

Mengonsumsi kolagen umumnya aman dan dapat ditoleransi dengan baik bila digunakan pada dosis yang direkomendasikan. Namun, beberapa suplemen mengandung bahan tambahan atau pengisi yang dapat menimbulkan risiko.

Meskipun demikian, beberapa efek samping dari suplemen kolagen, seperti kembung, sakit perut, maag, mual, menimbulkan reaksi energi terutama kolagen dari sumber ikan, serta reaksi kulit seperti lepuh dan pengelupasan kulit tetapi ini jarang terjadi.

Tetapi, jika kamu sedang hamil, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi kolagen, karena belum ada cukup data keamanan selama kehamilan. Jika kamu memiliki alergi terhadap ikan atau sulfit, kamu harus menghindari suplemen kolagen yang terbuat dari sumber-sumber tersebut.