BFI Finance Tebar Promo Pembiayaan Mesin

Oleh Rizki Meirino pada 07 Oct 2026, 16:46 WIB

BFI Finance menghadirkan promo pembiayaan mesin dengan bunga 0% dan fasilitas modal kerja di All Print Indonesia Expo 2026.

JAKARTA, Cobisnis.com - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) memperkuat dukungan terhadap industri percetakan dan ekonomi kreatif melalui pembiayaan kebutuhan modal kerja serta investasi mesin produksi.

Dukungan tersebut dihadirkan dalam gelaran All Print Indonesia Expo 2026 yang berlangsung pada 7–10 Oktober 2026 di Hall C3 Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran.

Dalam pameran berskala internasional tersebut, BFI Finance menjadi satu-satunya entitas pembiayaan multifinance yang hadir untuk memfasilitasi kebutuhan pembiayaan para pelaku bisnis.

Berbagai kemudahan pembiayaan disiapkan, mulai dari pembelian unit mesin baru hingga fasilitas modal kerja dengan jaminan invoice mesin untuk menopang operasional usaha.

Khusus selama momen pameran hingga akhir 2026, BFI Finance menawarkan sejumlah promo, termasuk suku bunga 0% melalui kerja sama dengan supplier rekanan untuk tenor satu tahun pertama hingga full tenor.

Selain itu, BFI Finance memberikan pembebasan biaya administrasi serta keringanan biaya provisi menjadi 0,75% dari tarif normal 1,25%.

"Sektor percetakan nasional terus bertransformasi seiring pesatnya inovasi dan daya saing pasar. Oleh karena itu, BFI Finance mengambil peran aktif memfasilitasi kebutuhan pembaruan mesin produksi melalui serangkaian program promo bernilai tambah yang dapat dimanfaatkan para pengusaha," ungkap Stanly Darisang, Head of Corporate Business BFI Finance.

Pembiayaan tersebut tidak hanya mencakup mesin percetakan, seperti digital printing, offset, A3+, Direct to Garment (DTG), Direct to Film (DTF), hingga laser cutting.

BFI Finance juga menyediakan pembiayaan untuk mesin produksi lintas industri, mulai dari manufaktur, pengolahan kayu atau woodworking, peralatan medis atau healthcare, hingga perangkat IT.

Untuk wilayah Jabodetabek, lini mesin industri printing menjadi salah satu penyerap porsi pembiayaan terbesar di BFI Finance. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya minat ekspansi pelaku usaha percetakan untuk meningkatkan kapasitas produksi.

Hadirkan Pembiayaan Berbasis Syariah

Memahami beragam kebutuhan pelaku usaha, BFI Finance juga menyediakan skema pembiayaan mesin berbasis syariah dengan akad murabahah.

"Dinamika bisnis saat ini menuntut opsi pendanaan yang lebih fleksibel dan bervariasi. Sebagai solusinya, kami melengkapi portofolio pembiayaan konvensional dengan jalur pembiayaan syariah agar para pelaku usaha dapat memilih skema yang paling sesuai dengan prinsip dan kebutuhan mereka," jelas Stanly.

Dengan analisis kredit yang terukur dan layanan yang komprehensif, BFI Finance optimistis dapat mendukung modernisasi alat produksi bagi industri percetakan di Indonesia.

Kehadiran BFI Finance dalam All Print Indonesia Expo 2026 sekaligus menjadi upaya perusahaan untuk mendekatkan akses pembiayaan kepada pelaku usaha yang membutuhkan mesin baru maupun tambahan modal untuk mengembangkan bisnis.