Jamkrindo

BSI Luncurkan Program Rumah Qur’an untuk Perkuat Literasi Spiritual dan Dukungan Pendidikan Berkelanjutan

Oleh Desti Dwi Natasya pada 30 Aug 2025, 09:48 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus menunjukkan perannya tidak hanya sebagai institusi keuangan syariah, tetapi juga sebagai penggerak pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Terbaru, BSI meresmikan Rumah Qur’an Bina Santri Indonesia (Rumah Qur’an BSI) yang berlokasi di Aceh, salah satu dari delapan titik Rumah Qur’an yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Program ini digagas melalui pendayagunaan dana zakat korporat dan infak BSI yang disalurkan lewat BSI Maslahat. Dalam peresmian, Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menegaskan bahwa Rumah Qur’an BSI merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan untuk menyediakan sarana pembelajaran Al-Qur’an yang berkualitas, merata, dan inklusif.

“BSI berkomitmen untuk mendukung tumbuhnya generasi Qur’ani. Kami ingin hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga mitra masyarakat dalam memperkuat pendidikan spiritual, sejalan dengan visi kami sebagai bank syariah terdepan yang berorientasi pada keberlanjutan,” jelas Anggoro.

Program ini juga selaras dengan target pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) serta agenda Asta Cita Pemerintah Indonesia, khususnya dalam aspek peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan nilai keagamaan.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, yang turut hadir dalam acara peresmian menekankan pentingnya kontribusi BSI bagi masyarakat Aceh. “Sebagai salah satu bank terbesar di Aceh, BSI harus hadir bukan hanya dari sisi layanan keuangan, tetapi juga mendukung program pembangunan daerah. Rumah Qur’an BSI ini adalah contoh nyata. Kami juga berharap BSI lebih gencar membantu UMKM agar makin berdaya saing,” ujarnya.

Selain mendirikan Rumah Qur’an, BSI juga membuka akses donasi digital melalui aplikasi BYOND BSI, di mana nasabah dapat menyalurkan zakat, infak, maupun sedekah secara langsung. Melalui aplikasi ini, BSI menyediakan beragam program, termasuk wakaf Al-Qur’an dan bantuan pendidikan, serta fitur edukatif berupa kutipan hadis dan surat-surat pendek Juz 30.

Komitmen BSI dalam pendidikan Qur’ani berangkat dari fakta bahwa tingkat literasi Al-Qur’an masyarakat Indonesia masih rendah. Berdasarkan data BPS tahun 2018, lebih dari 53% umat Muslim Indonesia belum mampu membaca Al-Qur’an. Sementara survei Dewan Masjid Indonesia (2022) menunjukkan angka tersebut bahkan mencapai 65%.

Hingga kini, Rumah Qur’an BSI telah tersebar di lima provinsi dengan nilai penyaluran mencapai Rp8,2 miliar. Sebanyak 138 santri binaan yang berusia 15–22 tahun (setara SMA) mengikuti pembinaan intensif. Selain memfokuskan pada hafalan dan pembacaan Al-Qur’an, para santri juga dibekali keterampilan kewirausahaan agar mampu mandiri secara ekonomi di masa depan.

Rumah Qur’an BSI lahir dari kolaborasi antara BSI, BAZNAS RI, dan BSI Maslahat. Program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan penghafal Al-Qur’an yang berkualitas, tetapi juga generasi muda yang siap berkontribusi di masyarakat, baik dari sisi spiritual maupun sosial-ekonomi.