BSI Perluas Jangkauan, 128 Ribu Agen Layani hingga Pelosok Desa

Oleh Dwi Natasya pada 24 Apr 2026, 15:01 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperluas akses layanan keuangan syariah melalui pengembangan jaringan BSI Agen di seluruh Indonesia.

Hingga Maret 2026, jumlah BSI Agen telah mencapai lebih dari 128 ribu agen atau tumbuh 11,31 persen secara tahunan. Pertumbuhan ini memperkuat peran agen sebagai perpanjangan layanan perbankan hingga ke wilayah pedesaan.

Melalui layanan ini, masyarakat dapat mengakses berbagai transaksi keuangan seperti tarik tunai, transfer, setor tunai, pembayaran tagihan, hingga pelunasan biaya haji dengan lebih mudah.

Kehadiran BSI Agen juga menjadi solusi bagi masyarakat yang berada jauh dari kantor cabang. Saat ini, BSI didukung oleh jaringan 1.130 kantor cabang, sekitar 6.000 ATM dan CRM, 16 ribu mesin EDC agen, 21 ribu EDC merchant, serta lebih dari 563 ribu merchant QRIS.

Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, mengatakan pengembangan BSI Agen merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah.

Menurutnya, layanan ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bertransaksi secara aman, mudah, dan dekat dengan tempat tinggal mereka.

Seiring dengan pertumbuhan jumlah agen, volume transaksi BSI Agen juga menunjukkan peningkatan. Hingga Maret 2026, total transaksi mencapai 8,6 juta transaksi atau tumbuh 14,54 persen secara tahunan.

Peningkatan tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan BSI Agen sekaligus memperkuat posisi BSI dalam mengembangkan layanan perbankan berbasis komunitas.

Selain memperluas akses layanan, program ini juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Rata-rata penghasilan agen saat ini berkisar antara Rp6 juta hingga Rp8 juta per bulan, tergantung pada jumlah transaksi.

BSI menegaskan akan terus memperluas jaringan BSI Agen sebagai bagian dari strategi memperkuat ekosistem keuangan syariah nasional. Upaya ini diharapkan dapat memastikan layanan perbankan syariah dapat diakses secara merata hingga ke pelosok desa.