China Tahan Guncangan Minyak Global 2026, Strategi Energi Xi Jinping Terbukti

Oleh Zahra Zahwa pada 21 Apr 2026, 15:07 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Selama lebih dari satu dekade, Xi Jinping membangun sistem energi China agar tahan terhadap guncangan global. Namun kini, perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran menguji strategi tersebut.

Sejak awal, pemerintah China mendorong energi terbarukan seperti angin, surya, dan hidro secara agresif. Selain itu, mereka juga meningkatkan produksi minyak domestik dan menjalin kerja sama impor energi. Dengan begitu, China ingin mengurangi ketergantungan pada pasokan luar negeri.

Kini, hasilnya mulai terlihat jelas di tengah krisis minyak global. Sementara banyak negara Asia kesulitan pasokan, China justru memiliki cadangan besar. Bahkan, sektor industrinya lebih banyak menggunakan energi domestik dan listrik.

Di sisi lain, penggunaan kendaraan listrik terus meningkat pesat di China. Akibatnya, kebutuhan bensin menurun signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini membuat dampak kenaikan harga minyak global menjadi lebih kecil.

Menurut analis energi, strategi ini menjadi bukti bahwa China membuat keputusan yang tepat. Oleh karena itu, negara tersebut mampu menghadapi tekanan pasar energi global dengan lebih stabil. Bahkan, pertumbuhan ekonominya tetap kuat pada awal 2026.