Jamkrindo

Data BPS: Pulau Jawa Masih Jadi Wilayah dengan Jumlah Penduduk Miskin Tertinggi

Oleh Farida Ratnawati pada 26 Jul 2025, 09:15 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2025 tercatat 23,85 juta orang atau setara dengan 8,74 persen dari total penduduk.

Adapun, jumlah penduduk miskin Maret 2025 mengalami penurunan sebesar 0,10 persen poin dibandingkan dengan September 2024 dan menurun 0,56 persen poin terhadap Maret 2024.

Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Ateng Hartono menyampaikan bahwa jumlah penduduk miskin Maret 2025 sebesar 23,85 juta orang, menurun 0,21 juta orang dibandingkan periode September 2024 dan menurun 1,37 juta orang terhadap Maret 2024.

"Sebagai perbandingan pada September 2022 dibandingkan Maret 2022, kemiskinan peningkat 0,03 persen, kemudian sejak Maret 2023 sampai Maret 2025 kemiskinan berangsur-berangsur mengalami penurunan," ujarnya konferensi pers, Jumat, 25 Juli.

Ateng menyampaikan bahwa jumlah penduduk miskin terbanyak masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, dimana tercatat sebanyak 12,56 juta penduduk miskin, atau setara dengan 52,66 persen dari total penduduk miskin nasional.

"Jumlah penduduk miskin masih terkonsentrasi di Pulau Jawa yaitu sebanyak 12,56 juta penduduk miskin berada di Pulau Jawa atau kontribusinya sekitar 52,66 persen terhadap total jumlah penduduk miskin nasional," tuturnya.

Setelah Pulau Jawa, jumlah penduduk miskin terbanyak berada di Pulau Sumatra, yaitu sebanyak 5,14 juta jiwa atau sekitar 21,56 persen dari total penduduk miskin nasional.

Posisi selanjutnya ditempati oleh wilayah Bali dan Nusa Tenggara dengan jumlah penduduk miskin mencapai 1,92 juta jiwa atau sekitar 8,03 persen.

Di urutan berikutnya adalah Sulawesi, yang mencatatkan 1,85 juta penduduk miskin atau sekitar 7,75 persen dari total nasional.

Sementara itu, Maluku berada di posisi setelahnya dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 1,49 juta jiwa atau sekitar 6,25 persen dari total penduduk miskin di Indonesia.

Sedangkan, jumlah penduduk miskin paling sedikit berada di Kalimantan, yakni sebanyak 0,89 juta jiwa atau sekitar 3,75 persen dari total nasional.

Ia juga menyampaikan bahwa hampir seluruh wilayah di Indonesia mengalami penurunan jumlah penduduk miskin.

"Jika dibandingkan antara Maret 2025 dengan September 2024, hampir seluruh pulau mengalami penurunan jumlah dan persentase penduduk miskinnya. Penurunan paling besar terjadi di Bali dan Nusa Tenggara yaitu pada Maret 2025 menurun 0,22 persen dibandingkan dengan September 2024, Nah kecuali di Maluku dan Papua yang persentase dan jumlah kemiskinannya mengalami peningkatan" jelasnya.