Data PPATK, Lebih dari 100 Ribu Pemain Judol Tercatat di Kabupaten Bogor

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 28 Jun 2026, 06:01 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap empat wilayah dengan jumlah pemain judi online terbanyak di Indonesia sepanjang 2025. Data tersebut menunjukkan aktivitas judol masih terkonsentrasi di kawasan Jabodetabek.

Kabupaten Bogor menjadi daerah dengan jumlah pemain terbanyak secara nasional. PPATK mencatat terdapat 103.092 pemain dengan total nilai deposito mencapai Rp414,4 miliar.

Posisi kedua ditempati Jakarta Barat dengan 89.320 pemain judi online. Nilai deposito di wilayah tersebut mencapai Rp600,6 miliar dan menjadi yang terbesar di antara empat daerah dengan pemain terbanyak.

Jakarta Timur berada di urutan berikutnya dengan 81.750 pemain dan nilai deposito Rp425,9 miliar. Sementara Kota Bandung menempati posisi keempat dengan 80.549 pemain serta total deposito mencapai Rp341,7 miliar.

PPATK juga memetakan aktivitas judi online hingga tingkat kecamatan. Kecamatan Cengkareng menjadi wilayah dengan pemain terbanyak dengan 21.497 pemain, disusul Cakung sebanyak 14.664 pemain.

Tanjung Priok tercatat memiliki 13.769 pemain, sedangkan Kebayoran Lama mencapai 9.948 pemain. Bekasi Utara berada di posisi berikutnya dengan jumlah pemain sebanyak 7.793 orang.

PPATK menilai judi online kini telah menyentuh lingkungan sekitar masyarakat, mulai dari kawasan tempat tinggal hingga sekolah, kampus, dan tempat kerja. Kelompok usia 20 hingga 30 tahun menjadi yang paling banyak terlibat, disusul usia 31 hingga 40 tahun, dengan risiko yang tidak hanya berupa kerugian finansial tetapi juga utang dan gangguan terhadap kondisi ekonomi keluarga.