Karyawan Padel Disekap Dua Hari karena Dugaan Curi Raket, Polisi Tahan Empat Pelaku

Oleh Hidayat Taufik pada 27 Jun 2026, 15:24 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Aparat kepolisian mengusut dugaan penyekapan terhadap seorang karyawan lapangan padel berinisial AL di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Peristiwa itu diduga berlangsung selama dua hari setelah korban dituding mengambil raket padel milik tempatnya bekerja.

Kasus tersebut mencuat usai sebuah video beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, AL tampak menangis sambil bersimpuh di hadapan ibunya. Sementara itu, video yang sama juga memperlihatkan kehadiran personel Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan di lokasi.

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi menjelaskan bahwa penyelidikan bermula dari laporan ibu korban. Ia mendatangi kantor polisi setelah anaknya tidak kembali ke rumah selama dua hari sejak dijemput beberapa orang pada Senin, 22 Juni 2026.

Polisi menerima laporan tersebut pada 24 Juni 2026. Setelah itu, Tim Resmob bergerak melakukan pencarian sekaligus mengumpulkan keterangan untuk mengungkap dugaan penyekapan.

Penyelidikan kemudian mengarah kepada empat orang yang diduga terlibat. Polisi mengamankan ASB, RRK, AH, dan DW. Selain itu, penyidik telah menetapkan keempatnya sebagai tersangka dan menahan mereka untuk kepentingan proses hukum.

Menurut polisi, seluruh tersangka merupakan rekan kerja korban di lapangan padel yang sama. Karena itu, penyidik masih mendalami peran masing-masing serta rangkaian peristiwa yang terjadi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, dugaan penyekapan berawal dari tuduhan bahwa korban mengambil raket padel di tempat kerjanya. Meski begitu, penyidik masih terus memeriksa para saksi dan tersangka untuk memastikan motif serta kronologi lengkap kasus tersebut.