Perang Kartel Narkoba Australia Merambah Vietnam, Penembakan Tewaskan Anggota Geng

Oleh Zahra Zahwa pada 28 Jun 2026, 09:58 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Penembakan di Ho Chi Minh City, Vietnam, diduga terkait konflik antarkelompok narkoba yang memperebutkan pasar kokain bernilai tinggi. Insiden itu menewaskan seorang pria dan melukai satu orang lainnya.

Pelaku melepaskan tembakan sesaat setelah para korban keluar dari sebuah restoran yang ramai pengunjung. Rekaman video memperlihatkan suasana panik ketika warga berusaha menyelamatkan para korban.

Korban tewas diduga bernama Lorenzo Lemalu, 24 tahun. Ia disebut sebagai anggota Coconut Cartel, kelompok kriminal yang berbasis di Australia.

Sementara itu, seorang rekan Lemalu mengalami luka serius dalam serangan tersebut. Petugas medis sempat memberikan pertolongan di lokasi sebelum korban dievakuasi.

Dalam waktu 72 jam setelah penembakan pada 21 Mei, aparat Vietnam menangkap dua pria asal Samoa di dekat perbatasan Kamboja. Otoritas kemudian menampilkan keduanya di televisi pemerintah.

Menurut media pemerintah Vietnam, kedua pria itu mengaku serangan tersebut diperintahkan oleh seseorang yang berada di luar negeri. Namun, pengakuan itu belum dapat diverifikasi secara independen.

Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap dalang di balik penembakan tersebut.

Kasus ini menunjukkan bahwa konflik antarkelompok kriminal dapat meluas hingga melintasi batas negara. Selain itu, aparat keamanan di berbagai kawasan terus meningkatkan pengawasan terhadap jaringan narkoba internasional.