Demo Mahasiswa Hari Ini, Publik Berharap Aksi Berlangsung Aman dan Tertib

Oleh Hidayat Taufik pada 28 Oct 2026, 15:15 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah kelompok mahasiswa dijadwalkan menggelar demonstrasi pada Rabu (28/10/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Aksi tersebut direncanakan untuk mengevaluasi kinerja dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Unjuk rasa merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam demokrasi untuk menyampaikan pendapat, kritik, dan tuntutan kepada pemerintah.

Meski demikian, pelaksanaannya diharapkan tetap memperhatikan ketertiban umum serta kenyamanan masyarakat yang beraktivitas.

Masyarakat pun berharap demonstrasi pada momentum Hari Sumpah Pemuda ini berjalan aman tanpa disertai kericuhan. Aksi mahasiswa diharapkan menjadi wadah penyampaian aspirasi yang konstruktif, bukan memicu gangguan terhadap aktivitas publik.

Koordinator Aliansi Masyarakat Jakarta, Novran, mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban ibu kota selama demonstrasi berlangsung.

"Mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kota Jakarta agar tetap kondusif, tertib, damai dan aman," kata Novran.

Sementara itu, pemerintah menyatakan menghargai berbagai aspirasi dan tuntutan yang disampaikan mahasiswa.

Masukan tersebut dinilai dapat menjadi bahan pertimbangan dalam mengevaluasi pelaksanaan kebijakan serta program pembangunan.

Kepala Bakom RI, Syahganda Nainggolan, juga meminta agar penyampaian tuntutan dilakukan secara damai dan tertib. Menurutnya, aspirasi mahasiswa dapat disampaikan tanpa menimbulkan konflik maupun mengganggu ketenteraman masyarakat.

"Mengapresiasi segala tuntutan mahasiswa. Semua tuntutan mahasiswa seharusnya disampaikan secara damai," kata Syahganda, dikutip dari berbagai sumber, Rabu (28/10/2026).

Apresiasi terhadap aspirasi mahasiswa dan harapan masyarakat akan situasi yang aman menjadi perhatian bagi seluruh pihak yang terlibat. Penyampaian pendapat di ruang publik diharapkan tetap mengedepankan tanggung jawab serta menghindari tindakan yang dapat merugikan masyarakat.

Selain melalui demonstrasi, dialog terbuka juga menjadi sarana penting untuk mempertemukan tuntutan masyarakat dengan tanggapan pemerintah. Komunikasi yang konstruktif diharapkan dapat membantu membahas persoalan secara mendalam dan mendorong penyelesaian yang konkret.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan di tengah perbedaan pendapat. Dengan mengedepankan ketertiban dan tanggung jawab, demonstrasi dapat berlangsung sebagai bagian dari kehidupan demokrasi sekaligus menjaga keamanan Jakarta.