JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintahan Presiden Donald Trump menyatakan program dana "anti-weaponization" senilai US$1,8 miliar tidak akan dilanjutkan. Karena itu, Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) meminta pengadilan menghentikan gugatan yang menentang program tersebut.
DOJ menyampaikan posisi itu kepada dua hakim federal pada Jumat waktu setempat. Langkah tersebut menjadi pernyataan tertulis pertama yang menegaskan pemerintah telah meninggalkan program kontroversial itu.
Sebelumnya, Jaksa Agung Sementara Todd Blanche sudah menyampaikan bahwa pemerintah akan membatalkan dana tersebut.
Sementara itu, hakim federal di Virginia telah menghentikan sementara proses pembentukan dana tersebut. Namun, putusan itu hanya memberi waktu bagi pengadilan untuk meninjau gugatan secara menyeluruh.
Dalam dokumen pengadilan, DOJ menilai perkara tersebut tidak lagi relevan karena program itu tidak akan berjalan. DOJ juga menyebut perdebatan publik terkait dana tersebut merupakan bagian dari proses demokrasi Amerika Serikat.
Selain itu, pengacara pemerintah menilai para penggugat tidak memiliki dasar hukum yang cukup untuk membawa perkara ke pengadilan. Mereka berargumen para penggugat tidak dapat membuktikan kerugian langsung akibat keberadaan dana tersebut.
Di sisi lain, sejumlah anggota Partai Republik sempat menentang program itu. Mereka khawatir dana tersebut tidak memiliki mekanisme pengawasan yang memadai.
Meski begitu, Presiden Trump memberikan pernyataan yang berbeda. Trump mengatakan dirinya belum mengetahui apakah dana itu benar-benar dihentikan atau hanya ditunda.
Ia bahkan menyebut program tersebut sebagai gagasan yang baik. Dana kontroversial itu muncul dari kesepakatan antara Internal Revenue Service (IRS), Trump, dua putranya, dan Trump Organization.
Kesepakatan tersebut mengakhiri gugatan senilai US$10 miliar yang diajukan Trump terkait kebocoran data pajaknya. Trump tidak akan menerima pembayaran dari dana tersebut. Namun, pemerintah menyatakan Trump akan menerima permintaan maaf resmi sebagai bagian dari penyelesaian kasus.