Salah Kaprah Soal Tanah Haram, Begini Arti Sesungguhnya Menurut Sejarah dan Al-Quran

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 05 Jun 2026, 10:38 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Makkah dikenal luas sebagai Tanah Haram, sebutan yang hampir selalu terdengar saat musim haji dan umrah. Meski begitu, tidak sedikit umat Islam yang belum mengetahui alasan di balik penyebutan tersebut.

Istilah haram dalam bahasa Arab berasal dari kata harama yang bermakna suci, mulia, dan dilindungi kehormatannya. Karena itu, Tanah Haram merujuk pada wilayah yang Allah istimewakan, bukan tempat yang identik dengan larangan dalam makna negatif.

Keistimewaan Makkah tidak lepas dari keberadaan Ka'bah yang menjadi kiblat umat Islam di seluruh dunia. Kota ini juga menjadi tempat lahir Nabi Muhammad SAW serta saksi perjalanan dakwah para nabi terdahulu.

Menurut para ulama, kesucian Makkah telah ditetapkan Allah sejak awal penciptaan. Hal ini merujuk pada hadis Rasulullah SAW yang menyebut Makkah telah menjadi tanah suci sejak langit dan bumi diciptakan.

Nabi Ibrahim AS kemudian diperintahkan untuk menetapkan kembali batas-batas wilayah suci tersebut saat membangun Ka'bah bersama Nabi Ismail AS. Doanya agar Makkah menjadi negeri yang aman juga tercantum dalam Al-Quran.

Wilayah Tanah Haram tidak hanya berada di sekitar Ka'bah dan Masjidil Haram. Kawasan ini mencakup area yang lebih luas dengan batas-batas tertentu yang ditandai menggunakan penanda khusus.

Di dalam wilayah tersebut berlaku sejumlah aturan yang berbeda dari daerah lain. Berburu hewan liar, merusak tanaman, hingga membawa senjata untuk tujuan permusuhan termasuk hal yang dilarang dilakukan di Tanah Haram.

Kesucian wilayah ini juga membuat setiap amal kebaikan memiliki nilai yang besar. Sebaliknya, perbuatan maksiat di kawasan tersebut dipandang memiliki konsekuensi moral yang lebih berat.

Menariknya, status Tanah Haram tidak hanya dimiliki Makkah. Rasulullah SAW juga menetapkan Madinah sebagai wilayah haram yang memiliki kemuliaan dan perlindungan khusus dalam syariat Islam.

Karena itu, Tanah Haram bukan sekadar istilah geografis. Makkah menjadi simbol kesucian dan keamanan, tempat jutaan umat Islam dari berbagai negara berkumpul dalam satu tujuan, yakni beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah.