JAKARTA, Cobisnis.com - DPR RI berencana menyerap aspirasi dari berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan dalam pembahasan Revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu. Sejumlah organisasi yang masuk dalam agenda kunjungan di antaranya Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Walubi, serta organisasi keagamaan Kristen.
Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, mengungkapkan bahwa agenda tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, setelah rapat koordinasi mengenai perkembangan pembahasan RUU Pemilu.
Ia menjelaskan, mekanisme yang dipilih bukan dengan mengundang para perwakilan ormas ke Gedung DPR, melainkan DPR yang akan mendatangi langsung masing-masing organisasi untuk berdiskusi dan mendengar pandangan mereka.
Menurut Rifqinizamy, keterlibatan berbagai elemen masyarakat, khususnya organisasi keagamaan, diharapkan dapat memperkaya pembahasan serta memberikan perspektif yang lebih luas terhadap penyusunan sistem pemilu dan demokrasi di Indonesia.
Di samping itu, DPR juga tetap akan melanjutkan rencana safari politik ke partai-partai nonparlemen. Langkah tersebut bertujuan menghimpun masukan terkait konsep dan arah pengembangan sistem kepemiluan nasional pada masa mendatang.
Meski rencana tersebut telah disiapkan, pelaksanaannya masih menunggu penjadwalan dari pimpinan DPR. Rifqinizamy memastikan Komisi II siap menjalankan agenda itu segera setelah jadwal resmi ditetapkan.