Dua Narasi Berbeda, Trump Klaim Kesepakatan Dekat tapi Iran Bilang Belum Ada yang Final

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 30 May 2026, 04:40 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa saat ini tidak ada negosiasi yang berlangsung antara Teheran dan Washington terkait program nuklir Iran. Pernyataan itu disampaikan oleh juru bicara Kemenlu Iran, Esmaeil Baqaei, pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Baqaei menyebut Iran saat ini fokus pada agenda utama, yakni upaya mengakhiri konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah. Ia menegaskan isu nuklir bukan bagian dari pembicaraan yang sedang berjalan.

Pernyataan ini muncul sebagai respons atas klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Iran bersedia melepaskan uranium yang diperkaya sebagai bagian dari kesepakatan damai.

Baqaei juga memastikan belum ada kesepakatan akhir antara Iran dan Amerika Serikat. Ia mengatakan komunikasi antara kedua pihak masih berlangsung, namun belum mencapai titik final.

Trump sebelumnya menyatakan akan mengambil keputusan terkait kemungkinan kesepakatan damai dengan Iran setelah rapat di Ruang Situasi Gedung Putih. Hal ini menunjukkan masih adanya pertimbangan serius dari pihak AS.

Dalam pernyataannya, Trump menyebut sejumlah syarat dalam kesepakatan yang tengah dibahas, termasuk larangan Iran memiliki senjata nuklir serta pembukaan kembali jalur pelayaran strategis seperti Selat Hormuz.

Ia juga mengatakan uranium milik Iran akan dipindahkan dan dihancurkan dengan pengawasan internasional. Namun pihak Iran belum mengonfirmasi kesepakatan tersebut.

Perbedaan pernyataan antara Washington dan Teheran ini menunjukkan bahwa proses diplomasi masih jauh dari kata selesai. Situasi ini terus menjadi perhatian komunitas internasional.