Ed Sheeran Kehilangan Ratusan Ribu Followers setelah Macklemore Dicoret

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 23 Sep 2026, 11:32 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Ed Sheeran dilaporkan kehilangan lebih dari 439 ribu followers Instagram dalam 30 hari terakhir. Penurunan paling tajam terjadi ketika kontroversi pencoretan Macklemore dari rangkaian Loop Tour memanas.

Berdasarkan data Social Blade yang dikutip dalam laporan media internasional, jumlah pengikut Sheeran turun lebih dari 248 ribu pada puncak kontroversi. Penurunan terbesar terjadi pada 15 dan 16 September 2026.

Pada 15 September, akun Instagram Sheeran kehilangan hampir 150 ribu followers. Sehari setelahnya, jumlah pengikut kembali berkurang lebih dari 98 ribu.

Penurunan tersebut terjadi setelah Macklemore dicoret dari rangkaian Loop Tour usai menyampaikan dukungan kepada Palestina ketika tampil di New Jersey pada awal September. Keputusan tersebut kemudian memicu reaksi dari sejumlah pihak.

Dalam komunikasi dengan Macklemore, Sheeran disebut mengatakan tidak dapat melanjutkan tur apabila rapper tersebut tetap tampil sebagai opening act. Persoalan itu kemudian berkembang menjadi kontroversi yang melibatkan sejumlah musisi pembuka lainnya.

Beberapa musisi pembuka kemudian memilih mundur sebagai bentuk solidaritas terhadap Macklemore. Situasi tersebut membuat keputusan terkait tur Sheeran semakin mendapat perhatian publik.

Sheeran kemudian menegaskan bahwa keputusan pencoretan Macklemore berada di tangan promotor dan pemilik stadion. Ia juga menyebut sejumlah pihak lain yang terlibat dalam pengambilan keputusan tersebut.

Saat tampil di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Sabtu (19/9/2026), Sheeran menyampaikan permintaan maaf kepada penonton. Ia mengakui telah membuat kesalahan ketika menghadapi situasi yang sulit.

"Saya harus mengambil keputusan-keputusan yang sulit, dan saya membuat kesalahan, dan saya sangat, sangat meminta maaf," tutur Sheeran.

Di hadapan penonton, Sheeran juga mengatakan memahami bahwa sebagian orang datang bersama keluarga dan anak anak tanpa mengharapkan mendengar pernyataan politik di tengah konser. Ia menyebut situasi dunia dan Amerika Serikat saat ini sebagai sesuatu yang menakutkan.

Penurunan followers tersebut kemudian mendapat perhatian dari pakar manajemen reputasi. Eric Schiffer menilai kontroversi tersebut membawa Sheeran masuk lebih jauh ke dalam perdebatan politik yang sangat terpolarisasi.

Schiffer mengatakan Sheeran sebaiknya kembali memusatkan perhatian pada dunia musik. Namun, data penurunan followers sendiri hanya menunjukkan perubahan jumlah pengikut dan tidak secara langsung membuktikan alasan setiap pengguna berhenti mengikuti akun Sheeran.