JAKARTA, Cobisnis.com - Teh sangat baik untuk kesehatan. Sebab, teh mengandung antioksidan polifenol dan katekin yang dapat melindungi sel tubuh dari kerusakan, serta menjaga kesehatan jantung dan mendukung fungsi otak.
Cara minum teh juga ada yang suka panas ataupun ditambahkan es. Meskipun teh panas dan teh dingin sama-sama menawarkan beberapa manfaat kesehatan, teh panas mungkin merupakan pilihan yang lebih sehat daripada teh dingin atau ditambahkan es.
Dilansir dari verywellhealth, Rabu (23/9/2026), menikmati secangkir teh panas setiap hari adalah kebiasaan yang sehat. Menyeduh teh dengan air panas dapat meningkatkan kandungan antioksidan. Antioksidan adalah senyawa yang melindungi dari kerusakan sel dan mengurangi peradangan dalam tubuh.
Saat teh diseduh, panas air memecah daun teh, melepaskan lebih banyak antioksidan dan senyawa tumbuhan ke dalam minuman. Sebuah studi tahun 2023 menemukan bahwa teh yang diseduh panas mengandung lebih banyak antioksidan daripada teh yang diseduh dingin. Hal ini terutama berlaku untuk teh hijau.
Lebih lanjut, teh yang diseduh dengan air mendidih yang sangat panas dapat memberikan lebih banyak polifenol daripada teh yang diseduh dengan air hangat. Polifenol dalam teh membantu menjaga kesehatan pembuluh darah, bertindak sebagai prebiotik, dan sedikit mendukung pertahanan antioksidan tubuh sendiri. Teh panas memberikan lebih banyak flavanol dan polifenol lainnya daripada teh dingin.
Teh panas juga dapat memberikan rasa nyaman. Bahkan, sebuah penelitian menunjukkan bahwa minum secangkir teh panas atau hangat dapat meningkatkan suasana hati. Teh panas juga dapat memperbaiki pencernaan dan mengurangi risiko sembelit.
Sementara, untuk es teh atau teh yang diseduh dengan air dingin, daun teh tidak melepaskan antioksidan sebanyak teh yang diseduh panas ke dalam air.
Minum es teh bisa terasa lebih menyegarkan daripada teh panas. Penelitian lama menemukan bahwa minum minuman dingin setelah berolahraga memiliki efek pendinginan pada tubuh. Tapi, kalau kamu terbiasa minum soda dingin atau minuman energi setiap sore, es teh tanpa pemanis adalah alternatif yang lebih sehat.
Jadi, teh mana yang lebih sehat?
Baik teh panas maupun es teh menawarkan manfaat kesehatan. Orang yang rutin minum teh tanpa pemanis mungkin memiliki risiko lebih rendah terkena beberapa kondisi kesehatan kronis, seperti diatebes tipe 2, kegemukan, penyakit jantung, hipertensi dan demensia.
Terlepas dari teh mana yang kamu sukai, teh menawarkan beberapa manfaat kesehatan. Penelitian telah menemukan bahwa teh panas memberikan lebih banyak antioksidan daripada teh yang diseduh dingin.
Hal ini karena panas membantu melepaskan dan melarutkan senyawa tumbuhan dari daun teh. Namun, es teh tetap memberikan jumlah yang cukup besar. Jika kamu berfokus untuk menambahkan lebih banyak antioksidan ke dalam diet kamu, pilihlah teh panas untuk menemani hari-harimu.