Gelombang Panas Landa Italia, Suhu di Sardinia Diprediksi Tembus 45 Derajat

Oleh Desti Dwi Natasya pada 15 Jul 2026, 08:40 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Italia tengah menghadapi fase paling intens dari gelombang panas ketiga sepanjang 2026. Suhu di wilayah pedalaman Sardinia diperkirakan mencapai 45 derajat Celsius pada pekan ini, sementara sebagian besar wilayah tengah dan selatan mengalami suhu antara 39 hingga 41 derajat Celsius.  

Otoritas setempat telah memperluas status siaga darurat seiring meningkatnya ancaman cuaca ekstrem. Jumlah kota yang masuk kategori siaga merah juga terus bertambah dalam beberapa hari terakhir.  

Ahli meteorologi Federico Brescia menyebut fenomena kali ini sebagai kondisi yang “luar biasa”. Ia menjelaskan panas ekstrem bahkan mendorong batas titik beku di atmosfer hingga melampaui ketinggian 5.000 meter.  

Kota Florence masih berada dalam status siaga merah sejak pekan lalu dengan suhu harian berkisar 37 hingga 39 derajat Celsius. Bologna, Roma, Frosinone, Brescia, dan Turin juga diperkirakan masuk dalam kategori risiko tertinggi.  

Dampak cuaca ekstrem mulai dirasakan di wilayah utara Italia, terutama Piedmont. Kekeringan berkepanjangan memicu krisis air bersih sehingga pemerintah daerah meminta tambahan pasokan air dari wilayah tetangga dan Swiss.  

Sekitar 100 munisipalitas di Piedmont telah membatasi penggunaan air minum. Di beberapa daerah pegunungan, warga kini bergantung pada distribusi air menggunakan truk tangki.  

Gelombang panas juga memicu kekhawatiran terhadap keselamatan pekerja. Kurir dari platform Glovo dan Deliveroo di Florence berencana melakukan aksi mogok sebagai protes terhadap kondisi kerja di tengah suhu ekstrem.  

Menanggapi situasi tersebut, sejumlah pemerintah daerah mulai melarang aktivitas kerja di luar ruangan pada jam-jam terpanas. Kebijakan ini diharapkan mampu melindungi masyarakat sekaligus mengurangi risiko kesehatan akibat gelombang panas yang terus meningkat.